oleh

Adu Mulut Menegangkan Dan Komplain Saksi Di Rapat Pleno KPU Sumenep

Sumenep beritaoposisi.co.id, – Perang adu mulut kembali terjadi pada saat Komisi Pemilihan Umum tingkat kabupaten  menggelar rapat pleno dihari kelima, sabtu 4/5, di Gedung Islamic Centre, jalan raya Lenteng kecamatan Batuan kabupaten Sumenep.

Dalam pantauan langsung awak media, Muhtar Rafik selaku saksi kembali melabrak KPU ditengah tengah suasana pada saat rapat pleno berlangsung.

Kekesalan Itang yang biasa disapa memuncak terhadap penyelenggara pemilihan umum lantaran pihak KPU, tidak merespon atas sikap protes keberatan yang disampaikan oleh saksi dari partai Hanura tersebut.

Dengan membawa bukti from C1, dugaan kecurangan, Itang tetap bersikukuh bahwa telah terjadi dugaan pengelembungan perolehan hasil surat suara salah satu Caleg Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dapil VI di Desa Sabuntan, Kecamatan Sapeken.

Percecokan saksi terhadap KPU Sumenep

Saksi dari Partai Hanura itu dengan membawa tumpukan from C1 kembali melabrak KPU Sumenep untuk meminta from nota keberatan atas dugaan penggelembungan perolehan hasil surat suara H. Dulsiam dari Caleg Partai Kembangkitan Bangsa (PKB) dapil VI tersebut kepada pihak KPU Sumenep.

Ketengangan tersebut sempat memanas karena kedua belah pihak sama-sama ngotot.

Namun setelah melalui proses argumen yang begitu alot, akhirnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep mengeluarkan surat from nota keberatan dugaan penggelembungan hasil surat suara di TPS 1-6 di Desa Sabuntan, Kecamatan Sapeken tersebut kepada pihak Saksi Partai Hanura.

Dan From nota keberatan tersebut ditandatangi oleh kedua belah pihak yakni Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep, A. Warits dan Saksi Partai Hanura Muchtar Rafik.

Muhctar Rafik mengungkapkan bahwa terjadi perbedaan yang sangat signifikan di desa Sabuntan Kecamatan Sapeken,

” Perolehan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dari H Dulsiam dibengkakkan sekitar 300 suara, tetapi pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak mau membuka from C1 berdasarkan DA, ini sangat keliru,” kata Muchtar Rafik, Jum’at (3/5) di Islamic Center Batuan. ( Mrw)

 

 

#dulsiam,

#Itang,

#kpu sumenep,

#penggelembungan suara,

#hanura sumenep

0Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed