oleh

Aksi Kemanusiaan PSB Untuk Korban Gempa Bencana Di Sigi, Palu, Donggala

-Sosial-50 views

Banyuwangi Oposisi.co.id.

Dibalik kelebihan dibidang seni, ada sisi kelebihan lain pada diri para Seniman Banyuwangi yang juga bagian dari marwah seni. Yaitu sisi kepedulian terhadap sesama. Seperti yang malam ini dilakukan oleh Paguyuban Seni Banyuwangi ( PSB ) di Jalan Raya sekitar area Terminal Jajag Kecamatan Gambiran.

Mereka yang terdiri dari para MC, Musisi, dan Artis  dengan sukarela adakan Pentas Amal hibur setiap pengguna jalan yang melintas. Tanpa keraguan dan abaikan kapasitas pribadinya turun ke Jalan Raya galang dana ajak warga peduli korban gempa dan sunami di Sigi, Palu, Donggala Sulawesi Tengah. Aksi kemanusiaan yang serupa juga dilakoni di tempat – tempat lain sebelumnya oleh Paguyuban Seni Banyuwangi ( PSB ) tersebut.

Penggagas dari aksi kemanusiaan oleh PSB adalah Tedy Anugriyanto yang akrab dengan panggilan UT juga selaku CEO Ravi Vision Wonosobo Srono. Saat di konfirmasi, Tedy alias UT kepada awak media menuturkan bahwa  kegiatan serupa akan di gelar di tempat lain. Hal itu dimaksutkan agar perolehan dana yang akan disalurkan pada korban gempa dan tsunami nanti bisa maksimal.

“Ini bentuk kepedulian Paguyuban Seni Banyuwangi pada saudara saudara kita yang menjadi korban gempa dan sunami di Sigi, Palu dan Donggala. Aksi serupa akan kita gelar di tempat lain agar perolehan bisa maksimal. Yang mana nantinya hasil dari kegiatan ini akan kita donasikan langsung pada korban.” tuturnya di sela kegiatan.

Ketika disinggung terkait masalah ijin yang sempat menjadi polemik, Tedy alias UT tidak mempermasalahkan hal tersebut.

“Ini aksi kemanusiaan, jika kita berpikir masalah ijin yang terkesan dipersulit oleh oknum Kecamatan, kita tidak memperdulikan selama kita tetap dalam koridor dan manjaga ketertiban dan keamanan. Kegiatan kita juga didukung kok oleh instansi yang ada di tingkat Kabupaten, dan kemarin kita gelar aksi yang sama di wilayah kecamatan Cluring juga tidak ada masalah.Toh masyarakat ngerti bahwa kegiatan kita ini kegiatan yang positif yang bersifat kemanusiaan dan tidak merasa terganggu,” tegasnya.

Sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Tedy alias UT, fakta di lapangan warga atau pengguna jalan tidak ada masalah. Pantauan media tak sedikit warga yang apresiasi dan berempati terhadap ajakan Paguyuban Seni Banyuwangi untuk peduli korban bencana. Selain mereka merasa terhibur juga terpanggil untuk turut meringankan beban derita korban gempa dan sunami. ( tim ).

10Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed