oleh

Aroma Maulid Nabi Masih Terasa Pada Acara Singojuruh Bersholawat

-Sosial-35 views

Banyuwangi Oposisi.co.id

Rutinitas relegi yaitu ” Bersholawat “ oleh Pemerintah Kecamatan Dan Pemerintah Desa se Kecamatan Singojuruh Banyuwangi. Hari ini kegiatan terkonsentrasi di Pendopo Desa Singolatren.

Kegiatan yang digagas oleh Camat Singojuruh Mohammad Lutfi, S.Sos.,M.Si itu nampaknya menjelma jadi sebuah kebiasaan untuk dilakoninya. Lantaran kehadiran mereka yang ke semuanya mengenakan busana muslim, Pendopo Desa Singolatren mendadak berubah pamor layaknya lingkungan Pesantren.

Menjadi semakin kental aroma releginya setelah terdengar lantuman Sholawat dengan iringan musik Rebana/Marawis. Bersholawat di Pendopo Singolatren kali ini dirangkai sekalian dengan memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad Saw ( Maulidun Nabi ). Sehingga suasana Maulid ( Muludan istilah Banyuwanginya ) sangat terasa. Maka tak heran bila di lokasi acara terlihat pohon pisang dihiasi dan berbuah butiran telor, yang kalau sebutan ustilah Banyuwangi Osing disebut ” Kembang Endog “. Karena memang ” Kembang Endog “ ciri khas penanda perayaan Maulid Nabi.

Untuk membuat kegiatan relegi Bersholawat dan memperingati hari kelahiran Nabi ( Maulidun Nabi ) punya efek pendidikan rohani. Pemerintah Desa Singolatren ( Kades Apandi ) selaku yang ketempatan. Sengaja mengundag hadirkan penceramah Ustad Habib Jawwad Assegaf untuk memberikan tausiah kepada jama’ah yang hadir. (rdy35).

7Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed