oleh

Asuransi Korban Kecelakaan Cair, Tidak Diterima Langsung Oleh Tertanggung/Ahli Waris

Banyuwangi Oposisi.co.id

Kabarnya beberapa waktu lalu telah terjadi kecelakaan lalu lintas yaitu, pengendara Sepeda Motor ditabrak Truk. Lantaran hal tersebut korban bernama Zaenal Nurrohman warga Tulungrejo Kec. Glenmore Banyuwangi, harus dirawat di Rumah Sakit Bhakti Husada Krikilan. Sepeda Motor yang dikendarainya hancur sementara masih dalam tanggungan kredit pada Finance Mandiri Utama Banyuwangi.

Sebagaimana diceritakan oleh keluarga korban inisial ” HR ” kepada media. Bahwa korban Zaenal Nurrohman dirawat di Rumah Sakit biayanya ditanggung Asuransi Jasa Raharja. Dan kondisi kerusakan Sepeda Motor jenis Vario 125 tahun 2017 dicek ke Bengkel Honda ditaksir mengalami kerugian senilai kurang lebih Rp .16.500.000 dari 80 % kerusakan. Sementara Asuransinya diurus sudah selama 2 bulan lebih dan informasinya sudah realisasi ( cair ).

Sayangnya kata ” HR ” dana klaim Asuransi yang sudah realisasi ( cair ) tidak diterimakan kepada Zaenal Nurrohman selaku tertanggung oleh Leacing Mandiri Utama disebutnya. Namun tanpa sepengetahuan atas nama tertanggung, oleh Leacing Mandiri dana Asuransi tersebut digunakan untuk pelunasan angsuran kredit Sepeda Motor atas nama PK Zaenal Nurrohman ( tertanggung ). Dan kontrak antara atas nama PK Zaenal Nurrohman dengan Finance Mandiri Utama diputus secara sepihak. Sedang atas nama PK Zaenal Nurrohman sudah menunaikan tugas angsuran kreditnya sebanyak 16 angsuran.

Untuk perimbangan informasi, awak media konfirmasi salah satu petinggi Mandiri Utama bernama dikenali nama Catur via WhatsApp nya Senin 11/02/2019. Dari Catur Leacing Mandiri Utama diperoleh keterangan mengakui bahwa nominal dana Asuransi yang realisasi ( cair ) dikurangi pelunasan angsuran Zaenal Nurrohman.

” Kan tertanggung sudah tanda tangan di persetujuan yang dibawakan oleh mas Vendi, disitu nominal yang diberikan oleh Asuransi dan nominal itu dikurangi biaya pelunasan sisa angsurannya Bpk Zaenal dikantor kami. Kalau lebih jelasnya silahkan ke kantor kami karana selama ini kami tidak pernah bertemu langsung oleh tertanggung kami, selama ini via karyawan kami mas Vendi, monggo jenengan ke kantor saja, “ jelasnya via WhatsAppnya.

Untuk langkah selanjutnya ” HR ” atas nama keluarga mengaku akan minta pendampingan Lsm Badan Pemantau Penyelenggara Pemerintahan Republik Indonesia ( BP3RI ). Untuk memgurus permasalahan yang menimpa Zaenal Nurrohman. (rdy35).

0Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed