oleh

Baru Setahun Tebing Penahan Banjir Di kabupaten Sumenep Sudah Mulai Rusak Parah

Beritaoposisi.co.id Sumenep, _ Bangunan Tebing ( tembok ) penahan banjir yang dibiayai oleh anggaran pendapatan belanja daerah ( APBD ) provinsi Jawa timur, tahun anggaran 2017 lalu, saat ini kondisinya sudah hancur. Belum diketahui secara pasti penyebab runtuhnya tembok bangunan tersebut.

Prasasti bangunan masih kokoh, tapi bangunannya sudah ambrol

Proyek yang dialokasikan di dusun Daja Sungai desa Lembung Barat, kecamatan Lenteng kabupaten Sumenep Madura Jawa Tiimur, saat ini mulai menjadi sorotan warga sekitar Lembung Barat.

Berdasarkan pantauan langsung media dan informasi yang berhasil di himpun dari warga setempat Endar Setiawan mengungkapkan, peristiwa runtuhnya bangunan tembok penahan banjir (tebing) milik pemerintah provinsi Jawa Timur tersebut bermula pada saat cuaca di desa lembung barat sedang hujan, namun hujan di desa Lembung Barat tersebut tidak terlalu besar.

“Sekitar pukul 11 : 30 kemarin itu hujan pak, namun hujannya hanya sebentar dan tidak terlalu besar, tapi pada saat bersamaan tiba-tiba bangunan tembok penahan banjir (tebing) ambruk/roboh sepanjang jalan kurang lebih 50 meter yang roboh” Kata Endar Aktifis setempat minggu 10/03.

Dikatakan Endar bahwa dirinya juga belum mengetahui secara pasti penyebab ambruknya bangunan tembok penahan banjir (tebing) tersebut apakah ambruknya bangunan tebing tersebut di sebabkan oleh bencana alam atau tidak..?

“pada saat bangunan tembok penahan banjir (tebing) tersebut ambruk/roboh kondisi air sungai tidak banjir hanya saja cuaca pada saat itu lagi hujan, walaupun hujannya tidak terlalu besar.” Tuturnya.

Endar berharap kepada instansi terkait supaya bangunan tembok penahan banjir (tebing) yang sudah ambruk/roboh tersebut untuk segera di perbaiki, pasalnya bangunan tembok penahan banjir tersebut sangat di butuhkan oleh masyarakat desa lembung barat.

“Kami sabagai warga desa lembung barat memohon dengan hormat kepada instansi terkait supaya bangunan tebing yang sudah ambruk tersebut untuk segera di perbaiki kembali, sebab ketika intensitas hujan di kabupaten sumenep tinggi khususnya wilayah kabupaten sumenep bagian barat maka air sungai akan banjir dan sering meluap ke badan jalan.” Harapnya.

Sampai berita ini ditayangkan belum ada konfirmasi resmi yang disampaikan oleh pemerintah provinsi Jawa Tiimur melalui UPT pengelolaan sumber daya air di kabupaten pamekasan. ( Mrw )

#tebing ambrol

#upt pengelolaan sumber daya air

#baru setahun sudah ambrol

0Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed