oleh

Bawaslu Sumenep Tak Transpran Terkait Kasus Money Politik

Sumenep beritaoposisi.co.id – Kasus Penangkapan ke 5 orang Tim Sukses Calon legislatif dapil 2, Nomor Urut 07 dari Partai Gerindra yang diduga ingin membeli suara warga (money politic ) terus menjadi sorotan publik.

Sampai saat ini masyarakat kabupaten Sumenep terus mempertanyakan hasil keputusan rekomendasi yang hingga berita dilansir belum dikeluarkan oleh pihak Bawaslu kabupaten Sumenep.

Berdasarkan Informasi yang berhasil di himpun media dilapangan, terhitung sudah 10 hari kerja, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sumenep masih belum juga mengeluarkan Surat rekomendasi kasus dugaan money politic atau politic uang tersebut kepada Centra Penegakan Hukum Terpadu (GAKKUMDU).

Bahkan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sumenep tidak mau menyebutkan nama nama ke 5 Timses Calon legislatif Dapil II nomor urut 07 dari Partai Gerindra yang di cokok/ditangkap oleh anggota Polsek Saronggi tersebut kepada Wartawan.

Hal itu terbukti setiap kali Wartawan menanyakan nama-nama ke 5 Timses Caleg Nomor Urut 07 dari Partai Gerindra tersebut pihak Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sumenep, tidak bisa menyebutkan nama-nama ke 5 Timses tersebut walau hanya sebatas Inisial dengan alasan lupa.

“Ooo… ndak paham saya nggak hafal nama-nama itu, tapi yang pasti itu sudah diklarifikasi (5 timses tersebut sudah dipanggil untuk dimintai keterangan, red),”  kata Imam Syafi’e., SH. MH, saat dikonfirmasi Wartawan melalui sambungan telpon selulernya. Kamis (2/5).

Dikatakan Imam biasa disapa Pihak Bawaslu sudah memanggil ke 5 Timses tersebut untuk dimintai keterangan. “Tapi yang pasti itu sudah diklarifikasi (5 Timses tersebut sudah dipanggil untuk dimintai keterangan, red),” ujarnya.

Masih kata Imam Pihak Kepolisian, Camat, Koramil dan semua yang terlibat dalam kasus penangkapan 5 Timses Caleg 07 dari Partai Gerindra Dapil II tersebut juga sudah diklarifikasi oleh Bawaslu.

“Kepolisian (Kapolsek Saronggi, red) sudah diklarifikasi, terus Koramil sudah diklarifikasi, yaa semuanya sudah diklarifikasi,” ungkapnya.

Namun ketika ditanya hasil dari klarifikasi dari beberapa saksi penangkapan kasus dugaan money politic itu Bawaslu menjawab nunggu “pleno. “Ooo…. hasilnya nunggu pleno yaaa,” dalihnya.

Karena menurut Imam pihaknya masih akan mengumpulkan bukti-bukti lain untuk mengambil keputusan.

“Tinggal kita hanya mengumpulkan bukti-bukti lain baru setelah itu kita bisa menentukan keputusan, menurut Imam, penanganan kasus Money Politic yang diduga hendak ingin dilakukan oleh Timses Caleg 07 dari Dapil II dari Patai Gerindra akan berakhir pada Hari Rabu tanggal 8 Mei 2019. “Iyaa sampai tanggal Delapan,

Belum puas terhadap hasil konfirmasi yang disampaikan komesioner bawaslu,

Tim media 16 terus menggali informasi dengan mendatangi kantor Kejaksaan negeri Sumenep, serta Polres Sumenep, jum’at 3/5, namun hasilnya nihil. (Mrw/Tim )

 

 

#bawaslu sumenep,

#money politik,

#timses gerindra

0Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed