oleh

Beberapa Kepala Sekolah SMA/SMK Di Banyuwangi Dilaporkan Ke Kejaksaan

Banyuwangi Oposisi.co.id

Beberapa waktu sebelumnya ramai di media Ketua Umum Majelis Pers Nasional ( MPN ) yang juga jebolan Lemhanas RI 2015 – 2018 H. Umar Wirohadi, SH.,MM. Laporkan Kepala Sekolah SMA/SMK se Kabupaten Jember dan Kabupaten Bondowoso ke Kejaksaan. Terkait dugaan Rekayasa SPJ BOS dan Fee Pembelian Buku Tema dan Buku Perpustakaan 2016,2017,2018.

Kini kabarnya giliran beberapa Kepala Sekolah SMA/SMK yang ada di Banyuwangi dilaporkan ke Kejaksaan terkait hal yang sama. Bahkan pelaporan ke Kejaksaan Negeri Banyuwangi ternyata sudah terjadi pada Senin 04/02/2019 kemarin. Untuk lebih ditile terkait informasi tersebut awak media konfirmasi kepada H. Umar Wirohadi, SH.,MM di Hotel Mirah Banyuwangi Selasa 05/02/2019. Kepada awak media pria yang lebih akrab dengan sapaan nama Abah Umar itu menjelaskan alasan pelaporannya.

” Pelaporan saya ini didasari atas kecintaan saya tethadap dunia pendidikan. Dan saya yakin sekali para¬† orang tua menyekolahkan anak-anaknya bukan saja anaknya biar pandai saja tetapi ada pengharapan yang tinggi supaya anaknya punya budi pekerti dan akhlak yang baik. Demikian juga Pemerintah, memberikan jatah ke dunia pendidikan 20 persen dari anggaran nasional itu bukan untuk di korupsi, tetapi anggaran itu untuk meningkatkan sarana, prasarana dan juga mutu pendidikan yang ada di Indonesia ini, lebih spesifik lagi untuk mencerdaskan anak bangsa. Ayolah para penyelenggara pendidikan jangan main-main dengan anggaran itu.¬† Kalau memang itu haknya murid, berikan ke murid, jangan di main- mainkan, “ ujar Abah Umar dengan santainya.

Pungkasi keterangannya lebih lanjut Abah Umar menambahkan,

” Kalau budaya korupsi sudah terjadi atau dilakukan oleh insan pendidikan. Pertanyaannya anak didik yang dilahirkan nanti seperti apa, dan hama berbahaya yang namanya korupsi di negeri ini tidak akan habis – habis dibasmi karena benih – benih korupsi ditabur dan dilakukan di lingkungan oleh insan pendidikan. Atau kalau boleh saya kutip sebuah pribahasa, ” guru kencing berdiri murid kencing berlari ” dan siapa yang menabur benih pasti akan menuai buahnya, “ pungkasnya. (rdy35).

0Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed