oleh

Bupati Hadjon : Kades Jangan Main Main Kelola Dana Desa

-Daerah-44 views

Flotim.Beritaoposisi.co.id.

Bupati Flores Timur, Antonius Hubertus Gege Hadjon, ST, menegaskan kepada para Kepala Desa agar tidak main main dalam mengelola Dana Desa. Ia meminta agar pengelolaan Dana Desa harus dilakukan secara transparan mulai dari perencanaan hingga pertanggungjawaban. Selain itu Ia juga menegaskan kepada para pengelola Dana Desa agar bekerja dengan benar dan jujur sesuai aturan yang berlaku.

“Jangan main main kelola Dana Desa. Pada titik-titik tertentu masih ada toleransi, namun dalam hal ini tidak baik untuk memberikan toleransi. Jika di desa ada masalah pengelolaan keuangan, segera selesaikan. Kesulitan apapun harus dicari jalan keluarnya untuk segera menyelesaikannya, agar segala persoalan keuangan benar-benar beres dan baik. Jangan main-main”, tegas Bupati Hadjon dalam sambutanya membuka kegiatan Workshop Efaluasi Implementasi Sistem Tata Kelola Keuangan Desa dengan Aplikasi Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES) versi 2.0, belum lama ini, pada Senin, 16/09/2019 di Aula OMK Larantuka.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi NTT, Hasoloa Manalu, SE, MM, CFE, CFrA, QIA, CA, Wadir Reskrimsus Polda NTT, AKBP. Drs Dominicus S.Yempormase, MH, Pemeriksa Madya BPK-RI Perwakilan NTT, Wahyu Prabowo, SE, MPA, Ak, CA, Ketua Sementara DPRD Kabupaten Flotim, Robert Rebon Kereta, S.Pd, Forkopimda Kabupaten Flotim, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Flotim, Abdur Razak Jakra, SH, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Rufus Koda Teluma, S,Sos, para Camat dan Kepala Desa se-kabupaten Flores Timur serta parat aparat Desa se Kabupaten Flores Timur.

Adapun tujuan dari kegiatan workshop ini yakni, mengkomunikasikan kebijakan dan strategi pengelolaan keuangan dan pembangunan desa yang partisipatif, transparan dan akuntabel, memantau progres kemajuan dan perkembangan capaian implementasi aplikasi siskeudes versi 2.0, memperoleh informasi mengenai hambatan dan permasalahan implementasi pengelolaan keuangan desa dan memperoleh masukan dan saran perbaikan dari pengguna sebagai dasar pengembangan aplikasi Siskeudes versi 2.0

Bupati Hadjon, berharap dengan adanya workshop ini dapat meningkatkan kemampuan perangkat desa untuk memahami substansi materi regulasi, memujudkan tata kelola keuangan secara transparan dan akuntabel, serta dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan aparat desa dalam menggunakan atau mengoperasikan peralatan teknologi dalam pencatatan, pelaporan serta pertanggungjawaban yang selama ini dinilai masih kurang memadai. (*Atten)

0Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed