oleh

Camat Singojuruh Jadi Imam Sholat Tarawih, Dalam Safari Romadhon

-Sosial-27 views

Banyuwangi Berita Oposisi.

Sudah menjadi agenda tahunan Pemerintah Desa Singolatren Kec. Singojuruh Banyuwangi, dibawah komando Kepala Desa Apandi, pada setiap bulan Romadhon. Adakan kegiatan Safari Romadhon yaitu bersiaturrahmi kepada warga di tiap dusun dengan sholat tarawih bersama.

Begitu pula Pemerintah Kecamatan Sigojuruh tak mau ketinggalan jadikan momentum Romadhon sebagai sarana membangun silaturrahmi antara jajaran birokrasi dengan masyarakat. Kali ini Jumat malam 17/5/2019 jajaran Pemerintah Desa Singolatren dan Pemerintah Kecamatan bersama – sama laksanakan sholat tarawih bersama warga Dusun Pangestulan dilanjutkan ramah tamah usainya.

Latar belakang santri tak dipungkiri pada sosok Camat Singojuruh Muhammad Lutfi, M.Si, yang mana dibuktikannya menjadi Iman sholat tarawih saat itu juga. Semakin terlihat kesantriaanya Camat Lutfi dalam membacakan bahasa Arab sangat fasih. Irama dalam membacakannya pun membuat makmum seakan mencapai tingkat kekhusukan dalam sholatnya. Usai sholat tarawih terdengar dari beberapa warga yang mengatakan tidak menyangka kalau Pak Camatnya mampu jadi Imam Sholat tarawih dengan baik.

Selepas sholat tarawih warga tidak langsung beranjak dari ruangan Masjid Baitul Muttaqin. Barang beberapa menit baik Kepala Desa Apandi maupun Camat Lutfi menyapa warganya. Kepala Desa Apandi dalam sambutannya menyampaikan tentang betapa pentingnya menjaga persatuan. Terutama pasca Pemilu baik Pilpres maupun Pileg. Kades Apandi menghimbau agar masyarakat tetap rukun. Lebih – lebih sebentar lagi Desa Singolatren akan mengahadapi Pilkades.

Sementara Camat Muhammad Lutfi senada dengan apa yang disampaikan oleh Kepala Desa Apandi terkait pentingnya membangun silaturrahmi dan kerukunan. Pada kesempatan itu Camat Lutfi juga singgung tentang kesehatan, zakat mall, ODF. Turut hadir dalam Safari Romadhon Bhabinkamtibmas Singolatren Bripda Puguh.

Untuk mempererat jalinan silaturrahmi seakan tiada pembatas antara birokrasi dengan masyarakat, ditandai dengan makan bersama. (rdy35).

0Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed