oleh

CLAIM PERYATAAN DIREKTUR PT FLASH “ HOAX ” KEPALA DESA TAWUN PASANG TARING ANCAM AWAK MEDIA

NGAWI OPOSISI.CO.ID – Bergulirnya bola panas dampak Galian C di  desa Tawun , Kecamatan Kasreman Kabupaten Ngawi di Media social , Media Cetak , online dan Elektronik membuat Kepala Desa Tawun . Pramudianto  geram pada awak media yang mencoba mengklarifikasi Dampak Galian C di wilayah kerjanya .

Saat di klarifikasi seusai mengikuti sosialisasi DBHCT di Kecamatan , Kamis ( 27/09/2018 ) Pramudianto . terkaid dugaan keterlibatan-nya pada proyek galian C yang berdampak fatal di dusun Tawun I seperti yang di ungkapkan Sutrisno ( Direktur Pt Flash ) pada awak media melalui telpon selulernya tempo hari “ Sebenarnya penambangan di dusun tawun I sudah selesai , karena permintaan kades dan masyarakat meminta untuk di dalamkan dengan harapan akan di manfaatkan sebagai lahan pertanian , jika terjadi permasalahan di kemudian hari silahkan klarifikasi pihak desa “

Di depan awak media Berita Oposisi .co.id , Pramudianto .Kades Tawun dengan menunggang kuda besinya ‘ TRAIL ‘ dengan nada tinggi ia mengatakan , “ Saya ini pejabat Politik , apakah saya harus menghalangi warga saya mencari rejeki , saya tidak takut dengan kamu ( Wartawan ,red ) dari pada harus di musuhi warga saya “ .

Masih dengan nada kesal dan mengacungkan telunjuknya , ia ( kades.red ) masih sempat mengancam awak media yang mencoba mengklarifikasi , “ Jangan pojokan saya terkaid galian C . Hati-hati kamu bisa di masa warga saya “ .

Ketika di desak akan tanggapan stetmen Direktur PT Flash , Pramudianto mengatakan , “ Kalau saya yang menyuruh itu tidak benar , tolong saya di temukan dengan Flash , saya hanya mendengar bekas tambang itu akan di lakukan reklamasi tanah hitam setebal 30 cm , bahkan saya tidak pernah di libatkan oleh PT Flash terkaid galian C . hanya karena ada permasalahan ini saya sempat kumpulkan 20 orang pemilik lahan yang di tambang “.

Saat di singgung terkaid dampak yang ditinggalkan Galian C jurang sedalam 25-30 meter seluas kurang lebih 5 hektar untuk keselamatan warga terdampak khususnya anak-anak , terancamnya ternak warga ( mati ) karena tidak adanya air  dan keringnya sumur warga di wilayah Tawun I . dengan singkat Pramudianto ( Kades Tawun.red ) mengatakan , “ Ini musimnya kering di mana-mana kekeringan tidak hanya di Tawun saja “.

Menangapi dampak Galian C di dusun Tawun I Desa Tawun , Siswadi . camat Kasreman mengatakan , “ Saya sudah mendengar ramainya berita itu , semua itu sudah terlanjur terjadi maka saya ( camat.red ) akan mengkordinasikan pada semua yang ada di dalamnya Galian C untuk mencari solusi yang terbaik untuk warga dusun Tawun I kedepannya “ .

Dodik . Kabid tata kelola lingkungan ( LH Ngawi ) melalui telepon selulernya memaparkan , “ Pemrakarsa (pemilik izin tambang) harus memperhatikan dampak yang timbul dari pertambangan tersebut, salah satu upaya yang wajib dijalankan dan dilaksanakan adalah dengan reklamasi bekas lahan galian tambang yang sudah mereka bikin dan sesuai dalam dokumen UKL-UPL (Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup) yang dibuat oleh pemrakarsa “

“ Inspektur tambang  , Pegawai pusat yg diperbantukan di propinsi untuk mengawasi tambang yang ada di Daerah, selaku pengawas harus berperan aktif dalam menjaga ekosistem yang ada sehingga kerusakan lingkungan bisa diminimalisir, “ imbuhnya ( BB )

1Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed