oleh

Danrem 083/Bdj Isi Pembinaan Budi Pekerti dan Kepemimpinan Maba UB Dengan Wasbang

Malang Oposisi, – 29/09/18 sekitar 10.45 s.d. 11.45 Wib bertempat di gedung Samanta Krida Universitas Brawijaya Malang dilaksanakan rangkaian acara jelajah Almamater Brawijaya “Pembinaan Budi Pekerti & Kepemimpinan” Mahasiswa Baru Universitas Brawijaya dengan pemateri Danrem 083/Bdj Kol Inf yang di ikuti sekitar 1300 Orang Mahasiswabaru UB.

Pelaksanaan kegiatan pembinaan Budi Pekerti dan Kepempinan ini, Danrem 083/Bdj Kol Inf Bagus Suryadi Tayo didampingi Drs. Kusnadi (Kabiro Akademik UB) dan sebagai moderator Sdr. Wafi Adizara (Presiden BEM Fakultas Tehnik Pertanian UB). “Indonesia Dalam Genggaman Pemuda” ini tema yang saya berikan kepada adik-adik mahasiswa.

Melakukan cek almamater terhadap para mahasiswa

Realitas empirik keberagaman di Indonesia bahwa sejak terbentuknya sebagai Negara, Indonesia telah memiliki lebih dari 500 Suku Bangsa 700 Bahasa, 7 Agama dan sejumlah Aliran kepercayaan srt memiliki sekitar 262 di sekitar 17.000 pulau dmn menjadikan Indonesia sangat Istimewa dan kesatuan Bangsa tetap terjaga. Tentang ke-Bhinekaan Indonesia persatuan dalam keberagaman meskipun berbeda semua pihak atau unsur sama-sama menyadari bahwa persatuan mereka akan lebih mudah mencapai tujuan bersama.

Bagus menyampaikan bahwa ancaman bangsa indonesia saat ini adalah ancaman yang bersifat non tradisional yg dilakukan oleh non Negara bisa berupa terorisme, radikalisme, perampokan dan pembajakan, penyelundukan, imigrasi gelap, perdagangan, narkotika, obat terlarang dan menyebarkan Paham Radikalisme.

Tidak menutup kemungkinan mereka melakukan dikampus kampus sebagai sasaran perekrutan dengan berapa alasan antara lain, adanya otonomi Kampus, rasa ingin tau, mudah dipengaruhi, semangat dan idealisme yang tinggi serta proses mendapatkan jati diri.

Mahasiswa memiliki jangkauan masa yang panjang, ketika pulang bisa menjadi penyebar di daerahnya baik di instasi maupun mereka tempat kerja. Kata Danrem 083

Upaya dalam menangkal Radikalisme bagi pemuda dan Mahasiswa adalah dengan :

1. Mempelajari Agama secara kafifah (Syariat dan Hakikat)
2. Belajarlah kepada guru/referensi yg menhajarkan nilai-nilai Agama Rahmatan Lil Alamin dan Toleran terhadap sesama.
3. Pelihara organisasi keagamaan yg tdk menolak Pancasila.
4. Kenali lingkungan sekitar rumah tempat tinggal dan laporkan kepada Intansi RT RW dan Lurah apabila ada kecurigaan terhadap orang yg di duga menyebarkan faham radikalisme.
5. Jangan melupakan sejarah berdirinya NKRI, Bersihkan Kampus dari Bahaya Radikalisme

Saya mengharapkan Peran pemuda termasuk akademisi dan Mahasiswa untuk,

1. Memiliki karakter dan wawasan kebangsaan
2. Harus pintas dan mandiri sbg Bangsa yg kuat.
2. Mahir dan menguasai dalam bidang serta Dunia yg ditekuni dan bertujuan untuk memajukan Indonesia
3. Kepentingan Negara hrs berada diatas kepentingan pribadi kelompok.
4. Yakinlah pada masanya kalian yg akan memimpin Bangsa ini. Ungkap bagus diakhir pemberian materi.

Dan meningkatkan wasbang buat para mahasiswa. (anis)

0Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed