oleh

DEMI MENJAGA BUDAYA, DESA MOJO GELAR “ WISATA TRADISI “

Subiyanto , kds Mojo bersama Sukadi inspirator dari kegiatan Dramenan

OPOSISI NGAWI.CO.ID. Dalam beberapa tahun terakhir kabupaten ngawi giat melakukan promosi dalam bidang pariwisata. Dari promosi wisata budaya, seni, sejarah sampai aneka kuliner mulai gencar di promosikan. Hal itu bukan tanpa maksud,  seiring dengan meningkatnya bidang wisata diharapkan akan mampu meningkatkan transaksi yang berujung pada pertumbuhan perekonomian.

Bertitik tolak dari hal itu, Pemerintah Desa Mojo melakukan kegiatan “Wisata Tradisi”. Acara yang dipusatkan di lapangan Desa Mojo, Kecamatan Bringin , Kabupaten Ngawi tersebut dilaksanakan pada 5-6/10/2018. Dari acara yang ditampilkan  dengan berbagai sesi tersebut semua  berthemakan budaya dan tradisi yang selama ini masih kental dengan kehidupan masarakat desa Mojo.

Sementara Sukadi inspirator dari kegiatan acara tersebut mengatakan bahwa tradisi itu perlu di jaga dan dilestarikan. “ Kesadaran menjaga tradisi itu perlu di pupuk dan ditanamkan ke generasi penerus. Selain sebagai aset yang tak ternilai harganya, tradisi dan budaya itu juga sebagai jati diri yang  turut andil dalam membentuk karakter.

Kegiatan yang di biayai dari anggaran Kementrian pendidikan dan kebudayaan tersebut menampilkan sejumlah  acara yang diantaranya Pageleran Dalang Cilik, Lomba fashion show sarwo kuno,Klothekan lesung, festival 10.000  Dramenan ( Terompet Tradisi ), kuliner jajanan dan makanan khas tempo dulu dan masih banyak lagi.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Desa Mojo Subiyanto sangat mengapresiasi dengan diadakanya kegiatan Festifal tradisi ini. “ Tentu saya sebagai pribadi maupun atas nama pemerintah desa Mojo mengucapkan terima kasih atas segala dukungan warga umumnya dan pak Sukadi sebagai inspirator khususnya. Dengan semakin sering terselenggaranya event – event seperti ini  dipastikan sedikit banyak akan mengangkat  potensi yang ada di desa Mojo.”

“ Terlepas dari kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan ini tentu akan menjadi evaluasi dan pembelajaran. Dan pada intinya Festival Tradisi ini selain untuk menjaga tradisi juga menjadikan kegiatan sebagai sarana meningkatkan perputaran ekonomi bagi masyarakat desa Mojo.” (RYS)

 

1Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed