oleh

Dengan Program KPSH, Warga Miskin Tidak Kesulitan Dapatkan Beras Harga Murah

Banyuwangi Oposisi.co.id

Upaya Pemerintah untuk membuat rakyatnya sejahtera terutama warga miskin agar bisa menjangkau kebutuhan salah satu bahan pokok yang namanya beras. Luncurkan program Ketersediaan Pasokan Dan Stabilisasi Harga ( KPSH). Program tersebut dimaksutkan agar warga miskin tidak kesulitan dalam hal mendapatkan beras dengan harga murah/terjangkau.

Kali ini Kamis 3/1/2019 Subdivre Banyuwangi Gudang Bulog yang berada di Desa Lemahbangkulon Kecamatan Singojuruh Banyuwangi. Adakan acara “Peluncuran Kegiatan Kesediaan Pasokan Dan Stabilsasi Harga” (KPSH). Sebagaimana disampaikan oleh Kasubdivre Banyuwangi David Susanto dalam konfirmasinya. Bahwa KPSH adalah program Nasional melalui Kementerian Industri dan Perdagangan (Kemerindag) RI. Yang mana sebenarnya pelaksanaan pelepasan mulai dari tanggal 2 sampai tanggal 3. Yang mana rencananya Presiden sendiri secara simbolis hari ini mau melepas dari Gudang Kelapa Gading Jakarta. Tapi karena ada agenda yang lebih penting akhirnya ditunda.

Tetapi meski demikia menurut David Santuso Subdivre dan Divre yang ada terutama di Jawa Timur sudah melaksanakan kegiatan pelepasan kemarin diantaranya wilayah Kediri dan Probolinggo. Sementara yang sebanyak 11 Subdivre melaksanakan pelepasan hari ini.

Lebih rinci lagi David Susanto beberkan terkait program KPSH tersebut, “Begini Oprasi Pasar ini tujuannya yang pertama untuk mengawal harga beras agar di pasaran. Artinya kondisi beras medium di pasar harus mencukupi. Sehingga harga beras tidak ada kenaikan yang sifnifikan. Tapi berdasarkna pemantauan kami harga beras diĀ  pasar lingkungan Banyuwangi juga berdasarkan data BPS sebenarnya kenaikan cukup tipis tidak seperti tahun 2017, “ ujarnya.

Masih penjelasannya, harga beras Medium di pasaran paling murah ada yang masih di bawah Rp. 9000. Yang penting jangan sampai masyarakat miskin itu kesulitan untuk mendapatkan beras murah. Harga Eceran Tetinggi ( HET ) nya kan Rp. 9.450 sementara untuk beras Premium itu harganya Rp.12.800, kami pantaupun beras Premium pun harganya rata – rata masih Rp. 11.000 sampai Rp. 11.500 sehingga harga juga cukup terkendali.

” Harapan kami musim panen tahun ini tidak mundur. Untuk Banyuwangi kami yakini kondisi produksi berasnya surplus karena Banyuwangi menjadi pemasok utama ke Pulau Bali dan ke daerah – daerah lain. KPSH yang akan diluncurkan adalah beras kelas Medium akan tetapi kami juga menyiapkan beras kelas Premium bahkan juga Minyak Goreng, Gula Pasir juga Tepung. Yang kesemuanya adalah brand Bulog, “

Untuk pelepasan KPSH ini akan dipasok kepada beberapa stekholder seperti pedagang di pasar, toko – toko, RPK, Koperasi, Distributor dan juga Mitra semuanya. Terkait stok beras di Banyuwangi mnurut David memiliki ketersediaan sebanyak 58.000 ton. Dan masih cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat untuk masa 1 tahun bisa lebih.

David Santuso berharap kedepan semoga panenan tetap bagus sehingga tidak ada gejolak harga. Karena kalau panenan bagus otomatis stok secara nasional akan bagus, harga terkendali dan masyarakat di pasaran umum mendapatkan harga beras murah. Demikian juga kebutuhan kebutuhan yang lainnya sehingga dapat terkendali.(rdy35/eta).

24Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed