oleh

DEWAN JURI “ WUSHU SANDA PIALA BUPATI NGAWI  2018 SPECTAKULER “

NGAWI OPOSISI – Kejurprov Wushu Sandha yang di selenggaran Komite Olahraga Nasional Indonesi ( KONI ) yang bekerja sama dengan Dinas Pariwisata dan Olahraga Kabupaten Ngawi  di area Jogging Track Alun Alun Merdeka Tanggal 18-20 Oktober 2018 mendapat perhatian kushus  Komisi Tehnis dari pengurus Whusu Daerah Jawa Timur.

Hal tersebut bukan tanpa alasan, banyak perkembangan yang terjadi pada kejuaran  kali ini. Tidak hanya kwantitas , namun juga kwalitas yang di suguhkan baik dari managemen penyelenggara maupun dukungan dari  profesionalisme atlet, juri, maupun offisial yang terlibat di dalamnya.

“ Kita melihat adanya perkembangan yang cukup signifikan di kejuaraan kali ini. Dari antusias peserta yang ambil bagian jelas sekali meningkat. Dari  kwalitas atlet juga banyak peningkatan  di bidang tehnis maupun fisik  .” Terang Muslim dari Komisi Tehnik Wushu Indonesia Propinsi Jawa Timur .

Ketua Komisi tehnik Wushu Jawa timur

Lebih jauh Muslim sebagai ketua Dewan Juri sangat mengapresiasi  terhadap kejuaraan Wushu Sanda Piala Bupati Ngawi 2018 kali ini. “ Ini kejuaraan yang setaraf  dilakukan pengurus propinsi walaupun fasenya berbeda. Tidak hanya kwantitas, namun juga kwalitas. Ini secara tidak langsung membantu kita dalam memperkenalkan Wushu ke masyarakat luas. Dan dibanding dengan kabupaten lain dalam   kejuaran   Wushu, Ngawi masih yang  terbaik.”

Sementara memasuki hari kedua, mulai tampak persaingan yang ketat dari perwakilan daerah masing – masung. Ngawi sebagai tuan rumah meloloskan  5 atlet sebagai wakil di  final. Sedangkan WS (Wanoro Seto) dari Surabaya dan Kota kediri sama – sama meloloskan 6 atlet untuk partai final 20 Oktober 2018 .( RYS )

0Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed