oleh

Diduga Bawaslu Sumenep Lemot Tangani Kasus Money Politik

Sumenep beritaoposisi.co.id – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, di nilai lemot dalam menangani persoalan kasus penangkapan 5 orang team sukses dari caleg no. urut 07 dari Partai Gerindra yang diduga telah melakukan money Politik dihari masa tenang oleh satuan Polsek Saronggi, Selasa malam 16/04/2019, sekitar pukul 22.00 wib.

Pasalnya, sampai detik ini kasus dugaan money politik yang melibatkan 5 team sukses caleg no. urut 07 dari Partai Gerindra tersebut masih belum ada kejelesan dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu)  Kab. Sumenep.

Melihat fenomina tersebut, Tim 16 yang terdiri dari gabungan beberapa awak media yang ada disumenep menantang kinerja Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) Kabupaten Sumenep dalam menyikapi segala suatu temuan atas pelanggaran dugaan money Politik yang dilakukan oleh 5 team sukses caleg no.07 dapil II dari partai Gerindra yang sampai saat ini masih belum ada kejelasan.

MOH. FANDARI,. Ketua Kordinator dari Team 16 meminta kepada Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU ) Kabupaten Sumenep untuk segera menindak lanjuti kasus temuan money Politik tersebut.

” BAWASLU Kabupaten Sumenep ini sangat lambat dalam menangani kasus ini, ┬átidak ada alasan lagi bahwa BAWASLU masih repot karena banyak laporan kasus yang harus ditangani, karena kasus maney Politik ini sudah tanggung jawab Bawaslu, mereka ini sudah dibayar/di gaji oleh negara/pemerintah dari uang rakyat.” Tutur Fandari dengan rasa kecewa atas lambatnya kinerja BAWASLU.

Masih dalam keterangan Fandari,” kami bersama tim 16 sudah bolak balik beberapa hari ini mendatangi kantor BAWASLU dan tidak pernah ketemu dengan ketua BAWASLU Sumenep, ini harus menjadi catatan khusus untuk BAWASLU karena kami butuh pelayanan informasi publik untuk disajikan kepada masyarakat yang sedang menunggu hasil keputusannya dalam kasus dugaan money politik tersebut.” Lanjutnya.

Lebih jauh fandari mengatakan bahwa, pasal yang di jadikan perspektif oleh bawaslu Kabupaten Sumenep dalam memproses kasus dugaan money politik 5 team sukses caleg no. urut 07 dari Partai Gerindra itu rancuh, sebab ada dua pasal yang dijadikan perspektif oleh Bawaslu Sumenep yakni pasal 573 ayat 2 dan pasal 523.

“Kordiv hukum data dan informasi Bawaslu Sumenep IMAM SYAFI’E, MH saat di konfirmasi oleh team 16 mengatakan bahwa Bawaslu kabupaten Sumenep saat ini masih mengkaji kasus dugaan money politik ini dengan sudut pandang pasal 573, tapi kemudian imam kembali menyebutkan pasal 523, padahal di dalam undang-undang no 7 tahun 2017 tentang pemilu tidak ada pasal 573 ayat 2, jangan-jangan SDM personil Bawaslu Sumenep ini di bawah rata-rata, makanya dia menyebutkan pasal yang mendekati tanda tangan presiden joko widodo.” Ucap fandari.

“Jadi saya tekankan sekali lagi kepada Bawaslu Kab. Sumenep untuk secepatnya menindak tegas terhadap kasus temuan dugaan money politik 5 team sukses caleg no. urut 07 dari Partai Gerindra ini,

Karena tidak ada alasan lagi bagi Bawaslu untuk tidak memproses kasus ini, kasus ini adalah hasil temuan langsung yang tertangkap tangan oleh petugas Kepolisian, bukti bukti sudah ada dan sudah lebih dari cukup, nunggu apa lagi bawaslu sumenep, ???

Jangan sampai masyarakat hilang kepercayaan dan marah terhadap hasil kinerja Bawaslu, dari hasil investigasi kami di lapangan ada salah satu komisioner Bawaslu Kab. Sumenep yang mempunyai kedekatan emosional dengan ketua DPC Partai Gerindra Sumenep, yang berpotensi bisa mempengaruhi kinerja Bawaslu Kab. Sumenep dalam memproses kasus dugaan money politik ini.” sambungnya.

“Jika hal itu sampai terjadi maka kami tidak akan segan-segan untuk membawa kasus ini ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).” Tegas fandari.

Sedangkan dihari sebelumnya IMAM SYAFI’I Kordiv Hukum dan Informas Bawaslu sumenep mengatakan kepada team 16 ditempat kerjanya bahwa, kasus ini masih dalam proses dan kami masih banyak laporan kasus yang harus di selesaikan juga dengan sikap bergaya kaki diangkat keatas, Senin 22/04/2019. ( Mrw/tim 16 )

 

 

#bawaslu sumenep lemot,

#kasus money politik,

#tim 16

0Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed