oleh

Dua Desa Di Blitar Diresmikan Jadi Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan

Blitar Oposisi – Didampingi Bupati Blitar Rijanto, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto meresmikan dua desa di Kabupaten Blitar menjadi Desa Sadar Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Dua Desa tersebut diantaranya Desa Sukosewu, Kecamatan Gandusari dan Desa Ampelgading, Kecamatan Selorejo.

Bupati Blitar Rijanto dalam sambutannya menyatakan bangga dengan peresmian dua desa di Kabupaten Blitar menjadi Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan. Predikat ini didasari pada kesadaran warga dan kepala desa akan manfaat BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami sangat bangga dan hal ini adalah momentum yang harus kita jadikan semangat untuk menebar virus positif. Dengan mendorong kesadaran masyarakat akan jaminan BPJS Ketenagakerjaan”, kata Rijanto, Kamis (05/07/2018).

Lebih lanjut Rijanto menyampaikan, langkah selanjutnya Pemkab Blitar berharap semua desa di Kabupaten Blitar dapat mengikuti jejak langkah Desa Sukosewu dan Desa Ampelgading, sebagai Daerah Sadar Jaminan Tenaga Kerja.

“Semua warga Kabupaten Blitar kedepan kami harap bisa merasakan program itu. Untuk itu kedepan kami berharap semua desa di Kabupaten Blitar bisa seperti Desa Sukosewu dan Desa Ampelgading”, tandas Rijanto.

Sementara Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto mengatakan, dari 72.000 desa di Indonesia saat ini sudah ada 12.000 desa yang resmi menjadi Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan. Program Desa Sadar Jaminan Sosial  sendiri merupakan inovasi dari BPJS Ketenagakerjaan untuk bekerjasama dengan aparat desa dalam memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat pekerja di desa agar lebih memahami manfaat dari program BPJS Ketenagakerjaan.

“Desa Sukosewu dan Ampelgading terpilih karena telah memenuhi beberapa persyaratan yang telah ditetapkan oleh BPJS Ketenagakerjaan, diantaranya adalah telah terdaftarnya Kepala Desa dan perangkatnya pada program BPJS Ketenagakerjaan”, jelas Agus Susanto.

Lebih lanjut Agus menjelaskan, tujuan dibentuknya Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan ini agar masyarakat Desa mengenal lebih dekat program-program BPJS Ketenagakerjaan.

“Diharapkan bisa tumbuh kesadaran akan pentingnya perlindungan jaminan sosial. Selain itu juga mendorong munculnya  kesadaran para perangkat desa untuk mensejahterakan masyarakatnya, serta para pelaku ekonomi, antara lain dalam bidang yayasan, BUMDes, tenaga ahli atau pendamping desa”, ungkap Agus.

Dalam kesempatan tersebut Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan mengapresiasi kepedulian Pemerintah Kabupten Blitar terhadap kesejahteraan masyarakatnya dengan mengimplementasikan Desa Sadar BPJS Ketenagakerjaan.

“Hal ini sejalan dengan Nawa Cita Presiden Jokowi poin 3, yaitu membangun Indonesia dari pinggiran.  Dengan memperkuat daerah dan desa dalam kerangka Negara dan Kesatuan. Serta poin 5 yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan program “Indonesia Kerja” dan “Indonesia Sejahtera” dalam mendorong land reform serta Jaminan Sosial untuk seluruh rakyat di tahun 2019”, pungkasnya. (jeng/hms)

0Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed