oleh

Dua Pelaku Trafficking Berhasil Di Ringkus Satreskrim Polres Malang

Malang Oposisi , – Satreskrim Polres Malang berhasil mengamankan SM(40) Warga Kecamatan Sumbermanjing Wetan dan SMR (43) Warga Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang. Keduanya diringkus karena terjerat kasus penjualan anak (trafficking), untuk dipekerjakan sebagai Pekerja Sex Komersial (PSK) di Papua. Kamis 31/05/2018.

AKBP Yade Setiawan Ujung, Kapolres Malang mengatakan, bahwa pelaku SM tersebut adalah pemilik usaha karaoke di Papua, untuk kelancaran usahanya SM meminta SMR untuk mencarikan pekerja sebagai pemandu di karaokenya.

“Pelaku SM yang memiliki usaha karaoke di Papua, harus mencari pekerja untuk dijadikan sebagai pemandu lagu. Kebetulan kenal dengan SMR, yang pernah bertetangga di Kecamatan Sumbermanjing Wetan,” ungkap Yade.

“Dengan iming-iming uang sebesar Rp 1,5 juta untuk bisa membawa dua anak untuk dipekerjakan di Papua, SMR mulai mencari dan mendapatkan 2 anak, dan keduanya masih berusia belasan tahun.

Bahkan, iming-iming bayaran Rp 70 ribu perjamnya, hal itu membuat kedua korban sepakat untuk berangkat kewilayah Papua. Sementara, segala kebutuhan sempat dipenuhi pihak perantara dan pemilik karaoke,” imbuh Yade Setiawan Ujung.

Namun, kenyataan yang dihadapi kedua korban itu berbeda, mereka bukannya menjadi pemandu lagu, malah hendak dijadikan PSK. Guna melayani warga-warga Papua maupun pendatang yang membutuhkan jasa sex.

Atas perbuatannya, para pelaku trafficking terancam dijerat dengan pasal tentang perlindungan Anak atau tindak pidana penjualan anak. Ancamannya hingga diatas 15 tahun kurungan penjara.

Hal ini bisa dijadikan pelajaran bagi kita semua untuk tidak mudah tergiur dengan iming- iming yang menjanjikan dan untuk lebih berhati- hati lagi jika hendak ikut bekerja dengan orang lain. (sol/ila)

15Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed