oleh

“Dukun Abal Abal”, Racuni Korban Hingga Tewas

Malang Oposisi, – Aparat kepolisian menangkap satu pelaku pembunuhan , dengan tersangka HND Alias AHMAD SADEWA (35 tahun) warga Perum Podo Asri , Kel. Cangkring Malang Kec. Beji Kab. Pasuruan.

Tersangka di amankan oleh Aparat Gabungan Satreskrim Polsek Singosari yang dimpin Iptu Supriyono. SH (Kanit Reskrim), dan Unit Reskrim (opsnal) Polres Pasuruan dipimpin Aiptu Hsri Dwi TJ, SH ,Kamis (29/11/18) sekitar Pukul .17.00 Wib.

Polisi lakukan penggeledahan di kos Pelaku

Dengan menggunakan saran FB (Facebook) pelaku mencari korban penggandaan uang. Kejadian berawal pada saat Pelaku memposting di media Facebook. Dan Pelaku sanggup menggandakan kekayaan, dengan melakukan ritual Ghoib.

Karena Korban terlilit hutang dan tergiur akan Iklan pelaku, maka korban pun menghubungi Pelaku. Dan disepakatilah, antara pelaku dan korban untuk bertemu. Akhirnya pelaku dan korban bertemu di kost korban dengan alamat Desa Randuagung Kec. Singosari Kab. Malang.

Kemudian Korban diajak ke Warung Sdri. HNF, warga Pucanganom, Desa Pucangsari Kec. Purwosari, Kab. Pasuruan.

Kemudian Korban dipesankan kopi yang sudah di campuri cairan oleh pelaku. Dan ketika korban sudah mulai kejang kejang, pelakupun meminta ijin ke pemilik warung, untuk mencari obat dengan membawa HP merk Samsung dan sepeda Motor serta Tas milik beserta dokumen milik korban.

Korbanpun di tinggal pelaku dalam keadaan kejang kejang, dan akhirnya Meninggal dunia di TKP.

Iptu Supriyoni. SH (Kanit Reskrim) saat di konfirmasi awak media , membenarkan kejadian tersebut. Polisi berhasil mengamankan tersangka beserta barang bukti; 1 (satu) Unit Sepeda Motor merk Honda Vario 150cc warna Putih Tahun 2017, Nopol : N-6012-AX,1 (satu) Tas Punggung Merk Eiger yang berisi 2 buku tabungan Bank BNI a.n AR,1 (satu) tas slempang merk Eiger warna Biru yang berisi KTP ,an.AR, serta 1 (satu) buah Pisau yang melekat di badan Pelaku.

Dan polisi juga mengamankan Saksi kejadian HNF ( 45 th),warga Dsn Pucanganom Desa Pucangsari Kec. Purwosari Kab. Pasuruan,untuk di mintai keterangan, tuturnya.

Polisi menyangkakan pelaku dengan pasal 338 KUHP dan Pasal 365 KUHP. (Pi)

0Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed