oleh

Eva Sundari Dorong Kades dan Ketua BUMDes Kolaborasi Bentuk BUMADes

Kediri beritaoposisi.co.id, – Legislator DPR RI dari PDI Perjuangan Eva Sundari mengajak para Ketua Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk membentuk BUMADes (Badan Usaha Masyarakat Antar Desa) agar mempunyai kekuatan modal untuk memulai usaha.

Menurut Eva, alokasi dana desa ke masing-masing BUMDes yang biasanya kecil jika dikumpulkan di BUMADes akan mencukupi untuk memulai kerja sama usaha dengan PT Mitra BUMDes Nusantara (MBN).

“Keadilan sosial bisa diwujudkan dari pinggiran yaitu dengan menggerakkan usaha yang dimotori dengan persatuan atau gotong royong BUMDes – BUMDes,” kata Eva Sundari, Kamis (11/4/2019).

Ajakan anggota Komisi XI DPR RI itu pun telah disampaikan dalam kesempatan Sosialisasi 4 Pilar MPR bertema “Penguatan Ekonomi Pedesaan merupakan Implementasi Pancasila, UUD RI 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI” di Lantai Basement SLG, Kediri pada hari Senin (8/4/2019) lalu.

Sosialisasi yang diikuti 500 kades, pimpinan BUMDes dan beberapa camat dari 16 kecamatan di Kabupaten Kediri tersebut dibukaKabid perekonomian Pemkab Kediri Heru setiawan, SE, MM.

Selain Eva Sundari, hadir juga Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wilayah Kediri Bambang Supriyanto, Diretur Keuangan PT MBN Wiyoto dan Ketua Asosiasi Desa Wisata (Asidewi) Andi Yuwono sebagai narasumber.

“OJK siap mendukung pengembangan BUMDes maupun BUMADes melalui pendirian BUMDes Center yang intinya adalah mendorong peningkatan akses keuangan pedesaan ke lembaga-lembaga keuangan,” kata Bambang Supriyadi.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa tingkat inklusi keuangan di pedesaan jauh lebih rendah dari perkotaan sehingga OJK mengembangkan program literasi keuangan dan ekonomi digital untuk pedesaan.

Sedang Wiyoto memaparkan peluang kerja sama usaha antara PT MBN dan BUMADES dengan gabungan modal 51% : 49% tapi dengan pembagian untung bersih 20% : 80%. “Kami juga akan memberikan bantuan teknis bidang manajemen dan konsultasi-konsultasi khusus untuk pengembangan usaha BUMDes maupun BUMADes,” jelas Wiyoto.

Narasumber ketiga adalah Andi Yuwono yang menawarkan asistensi pendampingan bagi desa-desa yang ingin membuat master plan untuk desa wisata.

“Bahkan saya bisa minta para mahasiswa saya untuk KKN di desa-desa yang meminta pendampingan pembuatan master plan. Dengan demikian KKN bisa tematik sesuai kebutuhan desa-desa. Sama-sama happy,” ujar Andi bersemangat.

Sosialisasi 4 Pilar pada hari itu diakhiri dengan tanya jawab dan penyusunan rencana tindak lanjut beberapa desa dan kecamatan yang sepakat menjajagi dua gagasan sekaligus. Yakni pembentukan BUMADes dan pengembangan desa wisata.

“Saya harap perencanaan keduanya bisa dilaksanakan di tingkat kecamatan sehingga antar desa bisa saling menguatkan bukan bersaingan antar desa yang saling mematikan,” pungkas Eva Sundari. (pra/goek/won)

 

#Pemkab Kediri Heru setiawan, SE, MM

#Komisi XI DPR RI

#Eva Sundari

#Dorong Kades dan Ketua BUMDes Kolaborasi Bentuk BUMADes

0Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed