oleh

Forkopimka Purwodadi Gelar Deklarasi Damai Jelang Pileg Pilpres 2019

Pasuruan Oposisi, – Forum Kordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) Purwodadi berikut dengan sejumlah perwakilan Partai Politik (Parpol), Pengawas Pemilu Lapangan (P2L), Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Babinsa, Babhinmas, Kepala Desa (Kades), Pegiat Sosial Media (Nitizen) dan sejumlah unsur terkait lain melaksanakan Deklarasi Damai menjelang pelaksanaan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 di Wisata Reco Kembar, Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.

Kekompakan Deklarasi pemilu damai

Kali ini, Forkopimka Kecamatan Purwodadi mengajak semua elemen masyarakat serta tiga pilar plus untuk deklarasi damai bersama perwakilan caleg dari sejumlah partai politik di Purwodadi, Rabu 14/11/2018.

Kapolsek Purwodadi AKP Sumarno, SH dalam sambutanya mengatakan, kegiatan deklarasi damai tersebut sebagai bentuk kesiapan Polsek Purwodi menyukseskan pesta demokrasi (Pemilu) 2019 dan juga salah satu upaya untuk menciptakan situasi yang damai dan sejuk jelang Pileg dan Pilpres.

“Meskipun berbeda warna baju, pilihan dan dukungan, tapi tetap satu yaitu merah putih. NKRI harga mati. Semoga deklarasi yang di tandatangani agar supaya bisa memberikan manfaat kepada masyarakat purwodadi dan seluruh masyarakat indonesia, tetap kompak persatuan, kesatuan dan keutuhan,” Ujar Sumarno.

Dilanjutkan Danramil Purwodadi Kapten Infanteri Nico Moto, “Pada kesempatan kegiatan hari ini, mari kita sama-sama ke depan nanti kegiatan pemilu baik pileg maupun pilpres saling bekerjasama dari panitia. Meskipun beda warna tetapi yang di junjung tinggi tetap merah putih,” Ucap Kapten Inf Nico dalam sambutanya.

Komunikasi , Intern dan komitmen . 3 point tersebut disampaikan Irianto, Kasie Trantib yang mewakili Camat Purwodadi. Yakni, Komunikasi menciptakan keamanan, Intern (informasi lebih sering disampaikan), mendasar (info-info pemilu / perangkat pemilu)

Sementara Eko Subagyo, Spd. Selaku Ketua Panwascam Purwodadi saat di konfirmasi, kepada beritaoposisi mengatakan, Untuk sinergitas pemilu legislatif maupun presiden 2019 agar supaya tercipta kondisi yang aman, damai dan sejuk. Saling berkomitmen menjalankan isi daripada deklarasi tersebut.

“Banyak hal yang perlu saya sampaikan disini, yakni agar masyarakat tidak saling menghina sesama, agama, suku, ras, golongan, calon atau peserta pemilu yg lain. Tidak berbuat adu domba maupun menghasut satu sama lain, tidak mengganggu ketertiban umum, tidak melakukan pengancaman atau kekerasan terhadap yang lain, tidak merusak atau menghilangkan alat peraga, tidak menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah dan pendidikan saat kampanye,” Beber Eko Kepada awak media.

Eko juga menghimbau kepada masyarakat untuk memperluas pengetahuan dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya (Hoax). Tidak saling menyalahkan satu sama lain dan menjaga kedamaian seperti yang di deklarasikan.

“Saya himbau masyarakat untuk memiliki pengetahuan yang luas, dan tidak mudah terprovokasi informasi yang belum jelas kebenaranya (hoax). Menang Bermartabat, Kalah Terhormat. Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu,” Pungkas Eko.( pi,sol)

0Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed