oleh

Gara-Gara Tersinggung, Satu Nyawa Melayang

-Hukrim-21 views

Jombang Oposisi
Ditemukan sesosok mayat, M Abdul Choiri (28) warga Dusun Sidokampir Desa Buduksidorejo Kecamatan Sumobito tergeletak di kebun tebu.
Hal ini diungkapkan oleh Kasat Reskrim polres Jombang Gatot Setyo Budi saat Konferensi pers diruang GBB Polres Jombang dengan menunjukkan satu pelaku berinisial AF dan menunjukkan barang bukti yang sudah di amankan petugas di depan beberapa awak media saat gelar presrelease di gedung Graha Bhakti Bayangkara Polres Jombang. Selasa (9/10 15.18)

Menurut Kasat Reskrim, bermula Ketika rombongan motor lewat, langsung di hadang dengan sebuah kayu balok , dari keterangan pelaku yang tertangkap jumlah pelaku lain yang melarikan diri ada 8 orang , dan masing-masing sudah dilakukan pendataan alamat serta sudah di lakukan penyelidikan ke masing-masing rumah yang di duga pelaku melarikan diri.jelasnya

“para pelaku saat itu sedang menjaga portal terbagi menjadi dua sebelah barat dan timur di jalan curah malang kecamatan Sumobito kabupaten Jombang lewatlah rombongan pemuda yang memainkan suara kenalpot hingga membuat anak berkonflik hukum AF dan para pelaku yang lain tidak terima pada akhirnya terjadi pengeroyokan terhadap korban yang berakibat meninggal dunia”. ungkapnya

Dari 7 (tujuh) pemuda tersebut dengan inisial ZK,AM,RI,BK,AB,SL,DX dan IK semua berasal dari Dusun Tegalan Desa Curah malang kecamatan Sumobito sudah dikantongi identitas diri masing-masing. katanya

Barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya satu unit sepeda motor nopol S 3499 ZO empat batang kayu balok bercak darah masing masing berukuran 1 meter,satu HP Samsung Duos warna putih satu HP Samsung warna abu-abu , satu HT merk welerwei warna hitam ,1 pasang sandal selop tulisan Converse warna hitam kombinasi krem, satu potong sarung motif kotak kotak coklat dan crem satu sarung motif kotak kotak warna hijau , biru, kuning dan satu kaos lengan pendek warna biru bergambar kartun ada bercak darah.

Pengeroyokan terjadi karena saling ketersinggungan dari suara kendaraan saat melintas di jalan raya. pelaku diduga dikenakan pasal 170 KUHP ayat 2 ke 3e KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku ditahan di mapolres Jombang. guna kepentingan proses lebih lanjut. pungkasny (wis)

0Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed