oleh

Hari Guru Nasional & HUT PGRI Ke-73, PC PGRI Singojuruh Gelar Jalan Sehat

Banyuwangi Oposisi.co.id

Siswa – siswi SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK dan guru se Kecamatan Singojuruh Banyuwangi, tumpah ruah ikuti Jalan Sehat. Yang digelar oleh Pengurus Cabang PGRI Singojuruh Sabtu 3/11/2018. Jalan Sehat digelar dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional dan HUT PGRI yang ke – 73 dan Pemberian Tali Asih kepada para guru purna tugas.

Kali ini Pengurus Cabang PGRI Singojuruh dalam rangka Hari Guru Nasional dan HUT PGRI Ke – 73 angkat tema ” Wujudkan Guru Sebagai Penggerak Perubahan Menuju Indonesia Cerdas Berkarakter Dalam Revolusi Industri 4.0 “. Tema tersebut sepertinya penekanan kepada para guru dalam tugas dang fungsinya untuk lebih baik tentunya.

Ada sekitar 6000 peserta dari  keluarga besar pendidikan se Kecamatan Sungojuruh warnai meriahnya kegiatan. Tak ayal pada jalan raya Singojuruh jalur lintas sedikit mengurai kemacetan untuk sementara waktu karena hal itu. Pada kesempatan itu pula diselipkan acara pemberian tali asih kepada beberapa dewan guru yang sudah purna tugas. Hadir juga dalam acara tersebut jajaran Forpimka Singojuruh mulai dari Camat, Kapolsek, dan Danramil Kecamatan Singojuruh.

Pengurus Cabang PGRI Singojuruh yang akrab dengan panggilan Pak Agus, dalam sambutannya memyampaikan ucapan terima kasih kepada Panitia, Korwilkerdik Singojuruh dan para pihak lain. Yang telah turut mensukseskan terselenggaranya kegiatan Jalan Sehat dalam rangka Hari Guru Nasional, HUT PGRI Ke – 73 dan Pemberian Tali Asih kepada guru yang sudah purna tugas. Disampaikan ucapan terimaksih pula kepada Kapolsek Singojuruh yang sudah turut membantu dan mengamankan jalannya kegiatan.

Sementara Camat Singojuruh Mohammad Lutfi, S.Sos.,MSi dalam sambutannya. Mengatakan bahwa Singojuruh ke depan tambah bagus. Dan  Kabupaten Banyuwangi juga semakin berprestasi. Dan tahun ini Kecamatan Singojuruh mendapatkan penawaran untuk Banyuwangi Festival.

” Tahun ini saya dapat pemawaran untuk Banyuwangi Festival. Yang satu Kebo – Keboan dan yang satu lagi akan kita isi Festival Angklung Sewu, ” ucapnya disambut tepuk tangan meriah hadirin.

Dijelaskan bahwa Singojuruh ada 350 RT, kalau tiap RT ada 2 Angklung maka sudah 700 Angklung. Ditambah lagi dari lingkungan Pendidikan dan Kantor – Kantor jumlahnya bisa mencapai 1000 Angklung.

” Ini luar biasa bila terlaksana, ini jadi ivent Nasional, maka perlu partisipasi dari semuanya. Mari kita bersama – sama bersatu menciptakan Singojuruh menjadi Bumi Angklung. Maka tahun 2019 akan saya isi kegiatan Angklung Sewu, dan formulirnya akan saya isi untuk itu, ” lanjutnya.

Hal tersebut menurut Camat Lutfi karena diketahui bahwa seniman – seniman di wilayah Singojuruh sangat luar biasa. Budaya dan tradisi di Singojuruh tidak bisa ditandingi oleh Kecamatan – Kecamatan lain. Oleh karena itu sekali lagi Camat Lutfi mengajak hadirin, tokoh masyarakat terutama para guru melangkah bersama – sama, bergerak memajukan budaya dan tradisi yang ada di wilayah Kecamatan Singojuruh.

Pada penghujung acara sebelum bagi – bagi hadiah ada prosesi penyerahan tali asih kepada para dewan guru yang sudah purna tugas. Para dewan guru purna tugas yang menerima bingkisan/tali asih dan ucapan selamat kali ini diantaranya : Sugiyartono, M.Pd, Bahrin, S.Ag, Sapto Mudito, M.Pd, Sholihin, S.Pdi, H. Slamet Hariyadi, Kartiko, S.Pd, Evi Modyatyningsih, Supriyadi, SribKartini, S.Pd, Moch. Muhtar, Husaini, Sudarmi, dan Panel. (rdy35).

0Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed