oleh

Hindari Manipulasi, Para Pedagang Kawal Pembangunan Pasar Legi

Blitar Oposisi, _ Para pedagang pasar Legi Kota Blitar membentuk Forum Komunikasi Revitalisasi dan Pemanfaatan Pasar Legi. Forum ini akan mengawal proses pembangunan mulai tahap relokasi sampai penempatan kembali Pasar Legi.

Forum Komunikasi Revitalisasi dan Pemanfaatan Pasar Legi ini sudah resmi, dan ada SK dari Walikota Blitar.

“Forum ini sebagai wadah pedagang dalam mengawal proses pembangunan Pasar Legi,” kata Sekretaris Forum Komunikasi Revitalisasi dan Pemanfaatan Pasar Legi, Adi Santoso, Minggu (04/11/2018).

tujuan pembentukan forum pedagang ini, lanjut Adi Santoso, untuk mengantisipasi terjadinya manipulasi dalam proses pembangunan Pasar Legi.

“Para pedagang tidak ingin proses pembangunan pasar Legi terkatung-katung seperti Pasar Templek,” tegas Adi Santoso.

Adi Santoso menyebut, pembangunan Pasar Templek yang direncakan dimulai tahun ini ternyata gagal. Padahal para pedagang Pasar Templek sudah terlanjur dipindah ke tempat penampungan sementara.

“Kami tidak ingin bernasib sama seperti pedagang Pasar Templek,” tandasnya.

Ditambahkannya, dengan adanya forum ini para pedagang dapat ikut mengawasi proses pembangunan Pasar Legi. Pemkot Blitar harus melibatkan para pedagang dalam pembahasan tahapan pembangunan pasar. Mulai dari proses relokasi sampai penempatan kembali pedagang di pasar.

“Kami harus dilibatkan dalam pembahasan relokasi pedagang, yang rencananya akan dilaksanakan akhir tahun ini,” pungkas Sekretaris Forum Komunikasi Revitalisasi dan Pemanfaatan Pasar Legi.

Pemkot Blitar berencana akan membangun Pasar Legi pada 2019 mendatang, dan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 50 miliar untuk pembangunan pasar tersebut. Akhir 2018 ini, Pemkot akan merelokasi para pedagang untuk persiapan pembangunan pasar tradisional terbesar di Kota Blitar ini. (Fajar AT)

3Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed