oleh

Jangan Tukar Masa Depan Anak Cucu Dengan Uang 50 Ribu

Banyuwangi Oposisi.co.id

Masyarakat Desa Kaotan Kecamatan Rogojampi
Banyuwangi, Jumat 25/01/2019. Diramaikan oleh kegiatan Partai Demokrat yang dikemas dalam Grebek Kampung Kawan Michael bersama JTV Banyuwangi dengan dukungan hiburan Larasati Musik ( Ravi Management ) berikut Artis pendukungnya.

Tak pelak Dusun Karajan Desa Kaotan sekira pukul 13.00 Wib sampai selesai jadi pusat konsentrasi masa. Menyambut kehadiran Caleg Partai Demokrat di dapil 2 diantaranya, Caleg untuk DPRD Kabupaten No. Urut : 1. Michael Edy Hariyanto, SH, Caleg DPRD Kabupaten No. Urut : 3. Eka Santi Irama, Caleg DPRD Provinsi No. Urut : 3. Teddy Anugrianto, SH alias Teddy UT, dan Caleg DPR RI No. Urut : 4. Samsul Bahara.

Caleg DPRD Kabupaten No. Urut : 1. Michael Edy Hariyanto, SH atau yang lebih akrab dengan panggolan Michael yang juga selaku Ketua DPC Partai Demokrat dengan No. Partai : 14 itu. Dengan lantang mengatakan.

MICHAEL saat berinteraksi dengan Masyarakat sosialisasikan pendidikan politik

” Jangan hanya gara – gara uang 50 ribu memilih Anggota DPR, tukarkan masa depan anak cucu. Karena yang dipilih tidak pernah kembali bahkan banyak yang melakukan korupsi, “ lontarnya dengan tegas.

Menjelaskan apa yang disampaikan Michael tersebut, sebelumnya dijabarkan bahwa pada pemilu – pemilu sebelumnya. Banyak masyarakat yang mau memilih hanya karena diberi uang 50 ribu yang dalam waktu 2 hari sudah habis. Sementara konsekwensinya mengorbankan masa depan anak cucu. Dijelaskannya bahwa hal itu karena karena uang memilih anggota DPR setelah jadi orangnya tidak pernah kembali lagi bahkan banyak oknum yang melakukan korupsi lupa kepada masyarakat.

Jelentreh Michael memberikan contoh kejadian oknum politisi dan pejabat di beberapa tempat yang tertangkap KPK karen melakukan korupsi.

“Bapak ibu sekalian para oknum politisi dan oknum pejabat yang korupsi dan ditangkap KPK siapa yang memilih…? ” Dijawab serempak oleh hadirin ” Rakyaaaat…” Kalau begitu yang salah siapa…? Hadirin dengan sedikit menahan diri menjawab, ” Rakyaaaat…”, interaksi Michael dengan hadirin.

Kepada hadirin berikut Michael menjelaskan bahwa sebenarnya Rakyat tidak salah, persoalannya karena Rakyat tidak paham politik itu apa. Karena tidak mengerti poltitik akhirnya asal memilih, tak tahunya uang dipilih sudah lupa suka korupsi lagi.

” Bapak ibu tidak memilih saya Michael, tidak memilih Partai Demokrat tidak apa – apa. Tapi pilihlah yang baik dari Partai apapun. Semua Partai baik hanya orang – orangnya yang tidak baik. Tetapi kalau bapak ibu tidak menemukan orang yang baik di Partai lain, dan mau percaya kepada saya juga Partai Demokrat. Mari jangan ragu bergabung dan memilih Caleg dari Partai Demokrat. Saya tahu apa yang diinginkan masyarakat yaitu hanya kesejahteraan. Dan melalui Politik di kursi dewan saya bisa melakukan itu untuk mensejahterakan masyarakat. Saya akan berjuang mengentas kemiskinan dan akan saya gerakkan ekonomi rakyat. Saya akan pikirkan bagaimana anak – anak muda Banyuwangi punya pekerjaan dan punya masa depan, “ gebernya denga penuh optimis.

MICHAEL saat Bawakan lagu “Demokrat Kanggo Rakyat”

Pungkasi pendidikan politiknya, Michael sampaikan ungkapan hatinya kepada masyarakat Desa Kaotan dan sekitar, yaitu alasan kenapa dirinya memilih jadi Ketua Partai Demokrat. Michael minta hadirin menyimak syair lagu karya ciptanya yang berjudul ” Demokrat Kanggo Rakyat “. (rdy35/eta).

0Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed