oleh

JOKOWI: ” Kita Ke TPS Pakai Baju PUTIH Karena PUTIH Adalah KITA “

Banyuwangi beritaposisi.co.id, _ Merupakan suatu kehormatan bagi Kabupaten Banyuwangi yang menjadi tempat hari pertama digelarnya Kampanye Terbuka. Oleh Calon Presiden ( Capres ) RI Paslon 01 Joko Widodo yang bersanding dengan Calon Wakil Presiden ( Cawapres ) KH. Ma’ruf Amin.

Rombongn Capres Jokowi sekira pukul 09.30 WIB. tiba  di bandara Blimbingsari kemudian langsung menuju Taman Blambangan Banyuwangi Senin 25/03/2019. Pantauan media tampak turut hadir Khofifah Indar Parawansa beserta rombongan.

Jokowi siap perangi kampanye hitam dan hoax

Ribuan pengunjung dan pendukung Jokowi membanjiri Taman Blambangan Banyuwangi. Ada yang sengaja menampilkan berbagai kreasi Seni Budaya Banyuwangi menyambut kedatangan Capres 01 Jokowi berserta rombongan TKN.

Abdullah Azwar Anas sebagai tuan rumah, diawal acara dalam sambutan penghormatanya memberikan kata sambutan dan penyampaian hasil perkembangan Kemajuan Kab. Banyuwangi kepada Presiden Jokowi.

“Merdeka.!  Merdeka..! Merdeka..!
Kami berterimakasih kepada bapak Presiden, berkat bantuannya yang luar biasa Banyuwangi sekarang mengalami perkembangan yang luar biasa baik itu Bandara, waduk Bajulmati, Jalan ke Alas Purwo, Pabrik Kereta Api (bulan depan akan dibangun), Exspor beras ke Italia, Internet dan Kampung online Alhamdulillah sekarang sudah maju pesat di Banyuwangi , ini semua berkat bantuan dan dukungan bapak Presiden.. ” paparnya.

Di hadapanan ribuan massa Jokowi memaparkan programnya

Masih kata Anas, ” terima kasih berkat dukungan dan arahan Ibu Megawati dan Bapak Presiden pula, untuk melindungi wong cilik. Alhamdulillah dalam 7 tahun ini kami belum ijinkan pasar modern masuk ke kampung – kampung di Banyuwangi agar wong cilik terlindungi. Dulu inkam perkapita 20 juta pertahun sekarang naik 45 juta pertahun. Bapak Presiden menginstruksikan agar Birokrasi perekrutan PNS secara transparan dan seluas luasnya. Yang terakhir dalam setiap pertemuan seluruh Bupati atas arahan beliau untuk layani rakyat, lindungi rakyat dan lakukan pelayanan sebaik – baiknya buat rakyat, ” lanjutnya.

Selanjutnya Capres 01 Joko Widodo menyampaikan pidato kampanyenya dihadapan ribuan pendukungnya.

“Saya ingin mengingatkan bapak ibu saudara sekalian, perlu disadari bahwa negara Indonesia ini adalah negara besar dengan jumlah penduduk 269 juta, Hidup di 17.000 pulau, 514 Kabupaten/Kota serta 34 Propinsi. Dan dianugrahi oleh Allah dengan perbedaan suku, agama, adat Budaya dan bahasa daerah, ” awali pidatonya.

Lanjut Joko Widodo meski tidak faseh lontarkan sapaan kepada hadirin menggunakan bahasa osing.

“Klendi kabare…? Klendi Kabare..? Amiin Apiiiik.. (jawab hadirin serempak). Inilah negara kita yang berbeda beda penuh dengan ragam bahasa daerah. Dan Alhamdulillah walaupun berbeda beda berkat Pancasila sampai saat ini bahkan Insyaalah sampai akhirul jaman kita tetap bersatu dalam persatuan republik Indonesian, ” ujarnya.

Pada kesempatan itu disinggunya bahwa Banyuwangi adalah salah satu contoh miniatur Indonesia. Ada banyak suku namun tetap rukun, damai dan bersatu.

” Jangan sampai gara gara pilihan Bupati, Gubernur dan Pilihan Presiden kerukunan dan persaudaraan menjadi rusak, kita harus jaga itu.” himbau Jokowi.

Jokowi juga menyampaikan beberapa program selain berupa Kartu Pintar untuk pendidikan tingkat SD, SMP, SMA/SMK. Untuk ditahun depan juga dianggarkan program KIP Kuliah untuk anak anak yang tidak memiliki biaya, Kartu Pra Kerja gunanya untuk masuk kedunia kerja untuk mendapatkan pekerjaan. Dengan Kartu pra kerja ini nantinya diberikan pelatihan dan training baik di BUMN, Kementrian, BLK dan di Swasta yang kesemuanya dibiayai oleh Pemerintah. Bila setelah keluar dari pelatihan/training masih belum dapat pekerjaan maka Pemerintah akan memberikan honor /insentif sampai nanti mendapatkan pekerjaan. Juga program Kartu Sembako murah, dengan Kartu itu dalam setiap belanja Sembako akan diberikan diskon yang besar.

Usai menyampaikan beberapa program yang pro rakyat itu, Jokowi mengingatkan terkait pelaksanaan Pemilu di tanggal 17 April 2019 nanti,

“Ini adalah momentum yang sangat menentukan kemana arah negara ini kedepan. Oleh sebab itu gunakan hak Pilih kita, ajak kawan dan saudara serta tetangga kita untuk datang ke TPS. Dan saya mengajak kita semua nanti berbondong bondong ke TPS bajunya baju PUTIH. Hari Rabu nanti kita datang ke TPS berbaju PUTIH, jangan Golput. Sekali lagi saya ingatkan pakai baju PUTIH karena PUTIH adalah KITA.” tegas Jokowi kepada rakyat Banyuwangi.

Pesan akhir Jokowi sebelum beranjak dari panggung, meminta agar semuanya untuk bekerja keras karena waktu hari H sudah tinggal 23 hari. Diingatkan untum hati hati dengan sisa waktu yang singkat jangan sampai ada perubahan-perubahan yang disebabkan dengan adanya HOAX, Fitnah, berita kabar bohong, jangan sekali kali percaya kabar itu.

Sedikit dicontohkan tentang kabar HOAX ( berita bohong) oleh Jokowi yaitu, jika nanti Jokowi Ma’ruf Amin menang pendidikan agama akan dihapus. Jika menang di Pilpres nanti akan ada larangan Azdan, Jika Jokowi Ma’ruf Amin menang akan dilegalkan perkawinan sejenis, Dan yang akhir akhir ini mulai muncul bahwa jika Jokowi Ma’ruf Amin menang akan dilegalkan perjinaan.

Dari contoh – cotoh yang dusebutkan Berkali kali Jokowi dengan lantang mengatakan itu semua kabar BOHONG kabar FITNAH. Jokowi dengan tegas mengajak untuk melawan dan meluruskan adanya berita bohong itu. Bahwa semua itu FITNAH, itu adalah cara cara yang dipakai  untuk mendelegimitasi kita. Siapapun Presiden nya tidak akan berani lakukan seperti kabar bohong /HOAX itu, ungkapnya. (eta).

 

#jokowi 

#alun alun blambangan

#bupati banyuwangi azwar anas

77Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed