oleh

Jukir Anggota KSU “BAROKAH BERSAMA”, Pertanyakan Uang Tabungannya

Berita Oposisi.co.id

Para Juru Parkir se Kabupaten Banyuwangi ternyata tergabung sebagai anggota Koperasi Usaha Bersama ( KSU ) ” BAROKAH BERSAMA “. Pada latarbelakang pendirian Koperasi diceritakan bahwa, KSU BAROKAH BERSAMA didirikan oleh para pengawas Juru Parkir dan Juru Parkir se- Kabupaten Banyuwangi.¬†Diketahui KSU BAROKAH BERSAMA berkantor di Jln. Brawijaya Terminal Karangente Kebalenan Banyuwangi.

Selasa 30/7/2019 awak media terima informasi menarik dari salah satu Juru Parkir inisial ” E ” yang mengaku sebagai anggota di KSU BAROKAH BERSAMA. Jukir ” E ” yang juga mewakili rekan – rekan pengais rejeki dari jadi Juru Parkir di salah satu tempat di area Pasar Genteng itu. Mengeluhkan bahwa uang tabungan yang biasanya setiap jelang Hari Raya dikeluarkan oleh Koperasi, tahun ini tidak dikeluarkan. Menurut Jukir ” E ” besar tabungan miliknya sekitar 2 jutaan, dan untuk Jukir wilayah Genteng ada sebanyak 60 Jukir disebutnya yang jumlah tabungannya berfariatif ada yang sampai 3 jutaan rupiah per orang.

Sementara menurut Jukir ” E ” saat – saat sekarang sedang pusing -pusingnya para Jukir termasuk dirinya butuh dana untuk kepentingan anaknya yang baru masuk sekolah. Bahkan diceritakan oleh Jukir ” E ” ada salah satu rekan seprofesinya yang sedang bingung butuh untuk keperluan biaya oprasi istrinya di Rumah Sakit. Sedang satu – satunya jalan untuk bisa peroleh dana yang lebih aman adalah uang tabungannya di KSU BAROKAH BERSAMA itu karena uang sendiri. Jukir ” E ” berharap Pengurus KSU BAROKAH BERSAMA terketuk hatinya untuk mengutamakan keperluan anggotanya apa lagi yang sedang dalam kesusahan.

Pantauan media menjadi suatu kepantasan bila Jukir ” E ” dan yang lainnya keluhkan hal tersebut. Mereka terlihat bagaimana cara mengais rejeki di area Parkir masing – masing di wilayah Pasar Genteng. Terik matahari, letih lesu, beban moral tak dirasa dan harus tersenyum nan ramah melayani para pengunjung yang datang dalam rangka berikan pelayanan yang memuaskan dan yang terbaik. Tak hanya itu resiko kecelakaan bisa saja terjadi karena kadang harus adu nyali kendalikan lalu lalang kendaraan demi amankan paran pengunjung yang hendak keluar dari area parkirnya.

Sementara dari pihak Pengurus KSU BAROKAH BERSAMA Ndenden saat dikonfirmasi media memberikan keterangan bahwa uang tabungan sudah direalisasikan sekalian bingkisan hari raya melalui pengawas /koordinator Jukir masing – masing. Dan sehubungan dengan adanya informasi ini, Ketua Koperasi Ndenden mengaku akan memanggil dan mengklarifikasi koordinator Jukir terkait permasalahan tersebut. Diketahui untuk wilayah Genteng sudah diterimakan melalui koordinator bernama Samsudin alias Didin.

Samsudin alias Didin dalam konfirmasinya via selulernya kepada awak media penjelasannya kontradiktif dengan apa yang disampaikan Ketua Koperasi Ndenden. Samsudin alias Didin mengaku hanya sebagian yang realisasi dan sudah diterimakan pada sebagian Jukir. Sedang yang sebagian belum realisasi masih ada di Koperasi, karena ada proses administrasi yang perlu diselesaikan, versinya. Yang benar seperti apa ???.. (bersambung). (rdy35).

0Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed