oleh

Kabid Dikmen Dispendik Provinsi Jawa Timur, Kunjungi SMAN TRASANDA Singojuruh

Berita Oposisi.co.id

Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur,  Ibu Etty Prawesti, M.Si. berkunjung ke SMAN “TRASANDA”  Singojuruh Kamis, 15 Agustus 2019. Kunjungan pejabat dinas ini menurut Kasek Mochammad Rifai, dalam rangka melihat kondisi lapang tentang keadaaan objektif SMA Negeri yang berkolaborasi dengan Pondok Pesantren.

Pengakuan Kasek yang suka tampil beda itu, bahwa kehadiran Ibu Kabid Dikmen tidak diagendakan alias kunjungan mendadak.

“Kami sangat bersyukur dan terima kasih atas kunjungan beliau ke sekolah kami, karena memang tidak diagendakan sebelumnya. Tentu atas kesediaannya beliau berkunjung sebagai bentuk perhatian positif bagi sekolah kami “, ucap Kasek M. Rifai.

Lanjut diceritakan agenda utama Kabid Dikmen ke Banyuwangi adalah mengunjungi SMAN ” Taruna Bhayangkara ” Pandan. Mungkin didasari rasa penasaran seperti apa sekolah negeri berkolaborasi dengan Pondok Pesantren. Tentu kehadiran beliau akan diperoleh informasi yang akurat untuk kemudian dijadikan bahasan di tataran pejabat dinas pendidikan provinsi.

Harapan stakeholder SMAN “TRASANDA” dengan kehadiran orang penting itu bisa menjadi sekolah ini benar-benar diformalkan berkolaborasi dengan Pondok Pesantren. Halnya di Jawa Timur Dinas Pendidikan membuat sekolah berkolaborasi dengan instansi vertikal TNI dan Polri. Dalam kesempatan kunjungannya, Ety yang dikawal siswa siswi bertemu dengan pengasuh Pondok Pesantren Darussholah KH. Nur Fauzi. Dalam pembicaraan dengan Pengasuh Ponpes itu, Ety sempat menyampaikan bahwa, “kolaborasi SMA dengan pesantren terus dioptimalkan saling menguatkan”, tuturnya.

Bersama dengan itu pula Kiyai Nur Fauzi mengharapkan pihak Pemprov melalui Dinas Pendidikan senantiasa bisa mendukung penuh langkah program kolaborasi tersebut. Sesuai dengan arahan Ibu Gubernur saat acara Halal Bihalal dengan jajaran dinas pendidikan di Islamic Center beberapa bulan lalu.

“Harapan Gubernur, dalam rangka menguatkan pendidikan karakter, anak-anak harus didekatkan dengan nilai-nilai dan kultur agama. Beliau, Ketum PB Muslimat NU itu, sangat mendukung sekolah-sekolah yang memanfaatkan lembaga keagamaan antara lain Pesantren sebagai mitra pembinaan mental  keagamaan ,” sekilas dikutip harapan Gubernur di Islamic Center beberapa waktu lalu.

Kabid Dikmen yang dikateahui asal Kota Tahu Kediri yang suka tampil modis itu, sempat mengagumi keramahan dan prestasi siswa SMAN ” TRASANDA “. Rosalinda di antaranya yang sempat berunjuk kemahiran berpidatonya dengan bahasa Inggris dan bahasa Arab. Juga kelompok KIR yang beberapa kali memenangkan lomba tingkat nasional.

“Pesan beliau sebelum pamit, agar sekolah berbasis pesantren ini terus menerus ditingkatkan kedisiplinan, penampilan dan prestasi akademik nonakademik. Santri harus keren, kata beliau”. Ungkapan pendek Kabid Dikmen itupun disambut tepuk tangan siswa dan guru di sekitar beliau sebagai tanda sepakat. (rdy35/ktb).

0Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed