oleh

Kali Pertama Akan Digelar Festival Jenang Sapar Di Desa Sukojati

-Budaya-110 views

Banyuwangi Oposisi.co.id

Belum lama umat Islam di Banyuwangi ramai – ramai peringati datangnya tahun baru Islam 1440 H yang jatuh pada bulan Muharam ( Suro ). Ragam cara memperingatinya, ada yang dengan hanya selamatan tasakuran sederhana di tiap Surau dan Masjid masing – masing. Ada pula yang dirayakan dengan menggelar acara Grebek Tumpeng dan Selamatan Bersih Desa.

Namun bagi masyarakat Desa Sukojati Kecamatan Blimbingsari Banyuwangi sepertinya setelah bulan Muharam ( Suro ) yaitu bulan Sapar istilah kalender Jawa. Juga akan dirayakan besar – besaran dengan cara menggelar Festival Jenang Sapar. Yang mana masyarakat Sukojati secara keseluruhan akan membuat Jenang Sapar pada suatu hari yang disebut hari Rabu Pubgkasan.

Informasi lebih lanjut Sebagimana disampaikan oleh salah satu Kepala Dusun bernama Suparto.

” Masyarakat Sukojati sejak turun – temurun punya kebiasaan dan jadi adat kalau bulan Suro buat Jenang Suro. Dan setelah itu bulan Sapar juga membuat Jenang Sapar. Untuk mempertahankan atau istilahnya nguri – nguri adat budaya itu. Dan ini yang pertama kali diadakan Festival yang digagas oleh Pemerintah Desa, direncanakan pelaksanaanya pada┬átanggal 7 November 2018 mendatang ” jelasnya kepada awak media Selasa 30/10/2018.

Tambahnya bahwa kegiatan Festival Jenang Sapar di sepanjang jalan Desa Sukojati yang pusat acaranya di Balai Desa. Peserta Festival adalah semua masyarakat Desa Sukojati. Kegiatan Festival tersebut juga didukung oleh Anak Karang Taruna. Yang menarik ternyata Jenang Sapar yang difestivalkan juga bisa dinikmati oleh umum atau pengunjung dari manapun. (rdy35).

23Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed