oleh

Kasi Rawat Inap Kebobolan,Ngaku Tidak Tahu Persoalan Meninggalnya Bayi Di RSUD SUMENEP

Sumenep Oposisi, _ Persoalan tentang meninggalnya Bayi Di RSUD Sumenep terus mencuat kepermukaan publik. Bayi dari Pasangan Suami Istri (Pasutri) yang bernama Bapak Yadi dan Ibu Rofiana Fatimah asal Dusun Barat Sungai Desa Kapedi Kecamatan Bluto yang meninggal dunia saat dirawat di ruang perawatan Bayi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)., dr. H. Moh. Anwar Sumenep.

Pada hari Minggu 06 Januari 2019 kemarin mendapat respon positif dari kalangan Publik.

Parkir halaman RSUD

Namun ironisnya, hingga sampai saat ini pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).,  dr. H. Moh. Anwar Sumenep, tidak bisa memberikan penjelasan secara detial kepada tim awak media, bahkan Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)., dr. H. Moh. Anwar, Sumenep terkesan mulai mau menutup nutupi apa sebab musabab dari meninggalnya bayi malang tersebut kepada Publik.

Sebelumnya, saat ditemui di ruangan Puspa, Selasa 8 Januari 2018, Arman bagian pengelola informasi belum bisa memberikan penjelasan secara detail kepada awak media ini.

Menurut Arman, pihaknya harus berkoordinasi dulu dengan dokter yang menangani dan juga perawat jaga yang bertugas di ruang perawatan bayi.

“Saya tidak bisa memberikan penjelasan hanya berdasarkan asumsi tanpa di dasari data yang lengkap, karena itu tidak boleh, saat ini belum ada informasi yang masuk ke kami jadi¬† mohon waktu untuk menanyakan kepada yang bersangkutan. Hingga brita ke-2 ini ditayangkan belum ada kabar tindak lanjut dari Arman.

Belum puas disitu, Tim media mencoba mengakses informasi dari sisi lain,
Namun Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).dr. H. Moh. Anwar Sumenep, juga mulai terkesan mempingpong tim awak pemburu berita.

Kalau sebelumnya tim awak media dihubungi oleh salah satu manajeman Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)., dr. H. Moh. Anwar Sumenep yakni A. Efendi Kepala Tata Usaha (Ka TU) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Moh. Anwar Sumenep, terkait klarifikasi berita yang sebelumnya sudah tayang agar langsung ke Kasi Rawat Inap. Tapi setelah Kasi Rawat Inap dihubungi melalui Aplikasi WhatsApp nya oleh tim awak media malah mengatakan masih mau konfirmasi.

“Maaf barusan saya masih koorfinasi dh unit terkait,”

Namun Ironisnya lagi Kasi Rawat Inap, bu Unik mengaku tidak tau terkait persoalan meninggalnya bayi di rumah sakit, dan parahnya lagi, dia malah terkesan mempimpong tim awak media agar langsung ke bagian Instalansi Peduli Pelanggan RS.

“Utk diketahui agar segala informasi yg dibutuhkan bisa melalui Instalasi Peduli Pelanggan RS,”

“Terimakasih.”

“Terimakasih informasinya.”

“Monggo untuk selanjutnya melalui mekanisme yg ada (melalui IPP RS),”

Setelah ditanya oleh tim awak media siapa kepalanya IPP RS..? Kasi Rawat inap tidak lagi merespon WhatsApp nya tim awak media. ( Mr.w/har )

42Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed