oleh

KASUS DUGAAN KORUPSI BIMTEK CAMAT DRINGU BAKAL DI CABUT BERKASNYA

Probolinggo Oposisi, _ (07/12/18) Narasumber salah satu kepala desa senior di wilayah kecamatan Dringu kab. Probolinggo menyampaikan informasi bahwa tudingan kasus dugaan korupsi bimtek oleh camat Dringu Kristiana Rulliana S.sos MM ke Mapolres Probolinggo akan di sudahi dengan pencabutan berkas laporan tersebut dalam hal ini oleh ketua Apdesi kecamatan dringu Bukhari Subhan S.

“Barusan saja (sore ini) bu camat abis nelpon saya menanyakan kepastian penyelesaian masalah ini. Pihak pelapor besok segera ke polres untuk mencabut laporannya,” ujar kepala desa sambil mewanti wanti agar jangan menyebut namanya dulu.

Di ungkapkan jika pada dasarnya pihak camat tidak mengetahui keberadaan dana bimtek tersebut. Karena dana tersebut berada di koordinator panitia bimtek.

Kepala desa senior tersebut meredakan ketegangan yang terjadi karena menilai kasus tersebut terjadi kesalah pengertian namun jika tidak di redakan bisa mengganggu komunikasi birokrasi yang terjalin bagus selama ini.

Pelaporan ke polisi pada tanggal 5 Desember 2017 lantaran tidak adanya kejelasan tentang anggaran kegiatan tersebut, dimana para kades di kecamatan Dringu, iuran untuk acara bimtek hingga akhir 2017 kemarin hingga terkumpul sebesar 14 juta.

Hasil koordinator bendahara kecamatan menyampaikan bahwa dana tersebut tersisa sekitar 650 ribu rupiah. Selebihnya dana tersebut terpakai untuk kegiatan kecamatan.

Mengingat pula jika hingga saat ini pencairan dana desa tahap 3 (terakhir) masih tertunda. Ada sekitar 9 desa yang masih belum bisa mencairkan dana desa tersebut. Sedangkan yang 5 desa dari 14 desa se kecamatan Dringu sudah cair dana desanya. Apalagi waktu sudah mepet mendekati akhir tahun 2018. (agg)

3Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed