oleh

Kepala Pasar Lenteng Sumenep Ngaku Dapat Perintah Pimpinan Soal Bongkar bangunan

Sumenep Oposisi ,– Soal Pembongkaran sejumlah kios toko di pasar Lenteng yang akan di renovasi oleh pemkab Sumenep melalui disperindag setempat nampaknya akan menuai polemik. Pasalnya para pedagang yang kiosnya terkena gusur mengeluh bahwa pihak pasar tanpa adanya sosialisasi terlebih dahulu melakukan pembongkaran, bahkan secara dadakan pihak kepala pasar beritahu rencana pembongkaran kepada para pedagang pasar.

Puing bongkahan proyek pasar yang baru dilakukan

Tidak terima dengan hal itu, Pihak pengelola pasar Lenteng kecamatan Lenteng kabupaten Sumenep angkat bicara bahkan tidak terima atas tudingan dari sejumlah pedagang di pasar lenteng tersebut,

Hal itu di buktikan ketika kepala pasar Lenteng bapak Rasid saat di konfirmasi oleh wartawan yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Madura (AJM) melalui telepon selulernya,

Rasid meminta kepada awak media untuk di pertemukan dengan pedagang tersebut. katanya saat Dikonfirmasi, selasa 25-09-2018, Jika benar seperti itu apa yang di sampaikan oleh pedagang bisa di hadapkan ke saya orangnya.

Menur Rasid, apa yang di sampaikan pedagang itu simpang siur tidak sesuai dengan fakta di lapangan, pihaknya sudah jauh jauh hari telah menjelaskan kepada para pedagang bahwa tokonya akan di renovasi.

“Memang hari sabtu saya umumkan kepada pedagang untuk mengosongkan tokonya karena saya dapat perintah dari kontraktor dan bapak UPT sedangkan bapak UPT juga mendapat perintah langsung dari kepala dinas, tapi sebelum sebelumnya saya dan anak buah saya sudah memberitahukan kepada para pedagang. Ucapnya.

Mengenai masalah tempat sementara bagi para pedagang untuk berjualan, pihaknya memang mengakui bahwa pengelola pasar memang tidak bisa menyediakan tempat yang lebih layak bagi para pedagang sampai renovasi selesai di kerjakan.

“Untuk tempat sementara bagi para pedagang agar bisa berjualan saya hanya bisa menyediakan los saja, jika pedagang meminta untuk di sediakan warung saya tidak mungkin bisa, sebab kami tidak mempunyai dana, dan itupun sudah saya jelaskan kepada para pedagang sebelumnya. Pungkasnya.

Di beritakan sebelumnya, Proyek renovasi pasar lenteng di kecamatan Lenteng kabupaten Sumenep melalui dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) mulai dikeluhkan padagang setempat. Pihak pengelola pasar memberi tahu sehari setelah dilakukan pembongkaran oleh pihak pelaksana proyek. Akibatnya sejumlah pedagang dibuat kelimpungan serta kebingungan untuk memindahkan barang dagangannya, Karena minimnya sosialisasi. (Mrw/har )

12Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed