oleh

Kepala Sekolah SMA Dan SMK di Tulungagung Banyak Yang Di Laporkan Terkait BOS

Beritaoposisi.co.id Tulungagung, _ (18/03/19,) yang sekaligus barengan dengan awal pencairan dana Bantuan Operasional Siswa (BOS), Jaringan Lintas Nusantara (JLN) Berencana melaporkan Kepala Sekolah SMA, SMK Negri dan Swasta se Kabupaten Tulungagung ke Kejaksaan Negeri.

Menurut sumber informasi, dasar pelaporan yang dilakukan diduga telah terjadi penyelewengan dana fee transaksi pembelian Buku Tema yang mencapai Rp. 8,5  Milyar lebih. Tak hanya itu ternyata ada dugaan pelanggaran lainnya ditemukan yaitu mekanisme pelaporan Pertanggung Jawaban Penggunaan dana BOS.

Pola penyelewengan ini diduga sudah terjadi sejak bertahun tahun angggaran dana BOS sebelumnya. Karena dinilai terjadi pola pembelanjaan buku semakin tidak karuan kwalitas buku dan materinya tidak sesuai kebutuhan guru mata pelajaran, sehingga anggaran yang bersumber dari APBN itu mubadzir dalam penggunaannya.

Jumlah siswa yang memperoleh dana BOS khususnya di tingkat SMA, SMK Negeri dan Swasta di Kabupaten Tulungagung mencapai 75 ribu lebih siswa. Sedangkan jatah tiap siswa memperoleh Rp. 1,4 juta per tahun. Dari jumlah itu dipergunakan untuk pengadaan Buku Tema dan Perpustakaan sebesar 20% nya. Yang mana pengadaan/pembelian Buku Tema tersebut dilakukan oleh pihak sekolah.

” Dalam rangka pembelanjaan inilah, terjadi perbuatan mental menerabas. Terjadi kolusi antara Kepala Sekolah, Penerbit Buku, bahkan patut juga diduga ada pengkondisian dari Cabang Dinas Propinsi untuk membeli buku dari dua Penerbit, ” tutur ketua JLN.

Lebih lanjut ketua JLN  itu menguraikan dua penerbit Buku Tematik yang telah dikondisikan, masing – masing memberikan fee sebesar 40%. Maka pihak Kepala Sekolah lebih banyak memilih penerbit dengan singkatan ” E ” karena memberikan fee yang 40% itu. Meskipun kwalitas Buku dan Materinya tidak sesuai yang diinginkan oleh Guru Mata Pelajaran dan tidak sesuai Kurikulum.

” Untuk perkara ini saya sudah siapkan saksi saksi yang siap mengungkap kejahatan korupsi atas dana BOS. Saksi itu datangnya dari guru lingkungan sekolah, diantaranya guru mata pelajaran, Bendahara Sekolah dan Sales buku dari Penerbit,” lanjut ketua JLN.

Rencana pelaporan ini tidak terhenti pada persoalan itu saja. Bahkan Ketua JKN berencana melaporkan seluruh kepala sekolah SMA dan SMK Negeri dan Swasta se Jawa Timur. Karena menurutnya pola penyelewengan yang sama terjadi di SMA/SMK Negeri dan Swasta se Jawa Timur. (tim)

 

#bos tulungagung

#di duga dana bos di sunat

#fee buku

0Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed