oleh

Keren…..Warung Remang Remang Sudah Tidak Bersegel Dan Beroperasi Lagi

Magetan beritaoposisi.co.id, – Polemik warung kopi yang beralih fungsi menjadi tempat karaoke atau warung remang-remang (warem) yang berada di Desa Malang, Kecamatan Maospati, Kab. Magetan, menjadi tugas berat bagi Satpol PP dan Damkar Kabupaten Magetan.

Hasil informasi yang dihimpun, sesuai keterangan Perangkat Desa Malang, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) mengaku, terkait terbukanya segel tempat karaoke yang berada di pinggir jalan raya, tepatnya jalan raya Maospati – Ngawi, diduga dilakukan oleh oknum Satpol PP Kabupaten Magetan.

“Waktu masih disegel, salah satu tempat tersebut sedang kemalingan dibobol maling. Selanjutnya pihak cafe meminta oknum Satpol PP untuk membukakan pintu, dengan alasan inging mengecek barang. Setelah terbuka, justru 5 tempat lainnya juga ikut terbuka, waktu hari itu juga,” kata BPD Desa Malang, yang kebetulan menyaksikan langsung saat pembukaan, Rabu (27/3/2019).

Menurutnya, pembukaan pintu bersegel tersebut, terjadi pasca ditutupnya warem atau tempat karaoke yang meresahkan masyarakat Desanya. “Selang 3 bulan penutupan, tempat tersebut sudah terbuka lagi, padahal jelas masih terpampang segel resmi dari Satpol PP kab. Magetan”, terangnya.

Terkait posisi berdirinya tempat karaoke dadakan tersebut, sebagaian bangunan juga berdiri diatas tanah bengkok milik Pemerintah Desa (Pemdes) Malang. “Saya heran, ijin kepada siapa mereka kok bisa mendirikan bangunan itu. Malahan sebagian bangunan juga berdiri di atas tanah bengkok Desa sekitar 3 meteran” ungkap BPD Desa Malang kepada Arya-Media.

Senada diucapkan oleh Kepala Desa Malang Sukardi membenarkan kejadian tersebut. Pihak Desa bersama warga masyarakat menginginkan untuk segera dilakukan penutupan karena telah meresahkan warga. “Memang benar mas, justru sekarang semakin ramai saja. Mula-mula hanya 5 tempat, sekarang malah buka semua, apalagi malam minggu”, jelasnya, (27/3).

“Sebentar lagi akan mendekati bulan puasa, kami tidak ingin Desa kami dicap sebagai wilayah prostisusi. Kami juga akan melaporkan ke Pak Bupati, agar ditutup selamanya”, pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, tempat karaoke yang telah meresahkan warga tesebut, sudah pernah dilaporkan kepada Satpol PP Kab. Magetan. Sedangkan petugas Penegak Perda masih akan berkoordinasi kepada Dinas PUPR Propinsi serta menunggu rekomendasi dari Bupati Magetan untuk melakukan penutupan. (ren/pra)

 

#oknum satpol pp magetan

#kades malang sukardi

#warung remang remang

0Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed