oleh

Ketua KPU Sumenep Lemot Atasi Pengunduran Diri Anggota PPS

Sumenep Oposisi – Salah satu anggota Panitia Pemungutan Suara ( PPS) mengundurkan diri karena kedapatan rangkap jabatan ( doble job ) inisial TR, selain menjadi anggota PPS,  dia juga diketahui menjadi pendamping program PKH di kecamatan Pragaan. TR yang beralamat Desa Jaddung Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep Jawa Timur hingga kini statusnya masih buram,

Hal itu terungkap setelah wartawan yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Madura (AJM) melakukan investigasi langsung ternyata sampai saat ini pengunduran TR sebagi PPS masih tidak jelas. Pasalnya pengunduran dirinya sebagai PPS lantaran gencar diberitakan dan diketahui rangkap jabatan dengan Pendamping PKH di wilayah setempat.

Terungkapnya persoalan tersebut setelah awak media melakukan konfirmasi langsung kepada ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Pragaan, Imam dia mengatakan tidak bisa memastikan pengunduran diri TR sebagai PPS Jaddung dengan dalih karena belum jelas kabar tersebut dan belum konfirmasi ke KPU.

Menurut (imam red), ada selentingan kabar, takut saya salah, kalau menyebut nama tanpa konfirmasi ke KPU (Komisi Pemilihan Umum), nanti saya yang salah, ” kata imam lewat sambungan selulernya, Minggu (23/9) kemaren. Sekitar jam 10.57 WIB.

Bahkan Imam menjelaskan bahwa kalau terkait status pengunduran diri TR tersebut masuk wewenang KPU.” Coba langsung konfirmasi ke KPU karena persoalan SK dan sengala macam itu wewenangnya KPU,

Ditanya soal wilayah kerja dan struktural, Ketua PKK seakan lepas tangan semuanya dilimpahkan kepada KPU Kabupaten. Jadi bagaimana bisa memberi interuksi atau koordinasi kalau sampai saat ini ketua PPK bilang tidakntahu terkait kepastian pengunduran diri TR.

“Saya tidak punya hak tetang penulusuran itu, karena tugas PPK itu cuma menerima dan menyampaikan, garisnya hanya koordinasi. Sebenarnya yang berhak mengatakan persoalan pengangkatan dan pemberhentian itu wilayahnya KPU, ” tandasnya.

Sementara Ketua KPU Sumenep, A. Warist membenarkan bahwa PPS Jaddung telah mengundurkan diri, tapi sayangnya dirinya tidak bisa menyebutkan nama PPS tersebut dengan alasan lupa.

“Ya betul, tapi namanya lupa, coba konfirmasi ke Abd Hadi karena dia Divisinya, ” kata A. Warist melalui sambungan telepon selulernya. Minggu (23/9)kemarin.

Akan tetapi ditanya soal apakah TR masih menjabat sebagai PPS Jaddung malah pihaknya juga membenarkan dengan dalih masih dalam proses. ” Berarti belum dicopot ya? ya belum sampai ada gantinya,” tukasnya.

Sedangkan Abd Hadi Divisi SDM KPU Sumenep, saat dikonfirmasi lewat nomor kontak yang biasa dihubungi nomernya dialihkan, kemudian awak media menghubungi lewat aplikasi Whatappsnya dia tidak bisa menjawab dengan alasah masih rapat. “maaf mas saya sibuk masih rapat,” kilahnya. Selasa (25/9) sekira jam 12.10 WIB.

Padahal sebelum ditanyakan terkait pengunduran diri TR sebagai PPS Jaddung, pihaknya mengaku ada di kantornya sambil main komputer dan terdengar jelas ada suara musik. ( har )

10Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed