oleh

KH. FAUZAN : Hidup Hanya Sekali, Hidup Harus Berarti, Setelah Itu Mati

-Politik-33 views

Banyuwangi Oposisi.co.id

Calon Anggota Legeslatif untuk DPR RI dari Partai Persatuan Pembangunan Daerah Pemilihan ( Dapil ) III, KH. Fuazan, SPd.,MM. Sepertinya dalam pencalonan dirinya maju sebagai Caleg, ada satu motifasi yang spesifik yang mengalahkan alasan – alasan lainnya. Prinsif pribadi ” Hidup Hanya Sekali, Hidup Harus Berarti, Setelah Itu Mati “, ternyata jadi ruh tekadnya songsong karir politiknya di Senayan.

Ketika dikonfirmasi apa yang bisa dipetik dari ungkapan prinsif hidup tersebut, KH. Fauzan menjelaskan.

” Ya jelas to mas, hidup di dunia ini kita hanya sekali dan setelahnya adalah kematian datang kepada kita semua. Tenggat waktu antara kehidupan dan kematian ini yang jadi sangat penting bagi saya pribadi. Apakah diri saya ini selama hidup punya arti atau bermanfaat bagi diri saya, keluarga, agama, negara, dan ummat ? ini adalah pertanyaan yang harus saya jawab baik didunia dan diakhirat nanti. Pendek kata saya ingin jadi manusia yang bermanfaat untuk kita semua, salah satunya karena saya diamanahkan Partai untuk jadi Calon Legaslatif di DPR RI, ya tekad saya adalah jadi Anggota DPR yang bisa memberi manfaat besar untuk ummat tentunya mas, ” jelas KH. Fauzan Caleg DPR RI No. 4 dari PPP dapil III itu.

Kalau dilihat dari daerah pemilihannya adalah Dapil III yang meliputi Banyuwangi, Situbondo, dan Bondowoso. Dan KH. Fauzan, S.Pd.,MM adalah putra kelahiran Banyuwangi yang kental dengan adat budaya osing. Atau bisa dibilang dirinya adalah ” Lare Osing “ asli. Sehingga tidak heran kalau KH. Fauzan punya harapan besar untuk memperoleh dukungan kuat dari masyarakat Osing ( Banyuwangi ) tanah kelahirannya.

Melekat dengan prinsif hidupnya bak gayung bersambut dengan harapannya yang diugkapkannya yaitu ” Wis Wayae Banyuwangi Duwe Wakil Rakyat Lare Osing Aseli Nong Senayan DPR RI “. Yang artinya “ Sudah Waktunya Banyuwangi Punya Wakil Rakyat Putra Osing Asli Di Senayan DPR RI “.

Dengan tidak ada pengecualian menurut KH. Fauzan yang memang cukup dikenal oleh masyarakat Situbondo dan Bondowoso. Alangkah tepat sekali atau bisa juga jadi hal yang lumrah, ketika masyarakat Banyuwangi mengantarkan putra daerahnya jadi anggota DPR RI. (rdy35).

2Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed