oleh

KIRAB SATU NEGERI ANSOR 34 PROVINSI DI PONDOK HATI TOROYAN KRAKSAAN

Probolinggo Oposisi, – Di mulai pada tanggal 16 september 2018, setelah sholat subuh sekitar 100 ribu ansor memulai kirab satu negeri (07/10/18).

Ada 5 titik awal pergerakan kirab satu negeri tersebut yakni dari zona Sabang, zona Miangas, zona nunukan, zona Merauke dan zona Rote.

Penyematan petaka peserta kirab

Ujung akhir perjalanan kirab satu negeri ansor ini akan finis di maguwoharjo Yogjakarta pada tanggal 26 oktober esok. Dan akan menyerahkan pataka kepada presiden Jokowi saat hari sumpah pemuda pada tanggal 28 oktober 2018 nanti.

Kirab satu negeri di gagas pada tahun 2017 saat riuhnya pilkada DKI Jakarta kemarin. Banyak ke bhinekaan yang seakan-akan terusik, jelas H. Alfa Isnaini sebagai Kasat koordinator nasional Banser Indonesia.

Kemudian para kyai Nadhatul Ulama membuat tim untuk turun di seluruh Indonesia untuk menggali banyak hal. Dari situ ada pesan yang di terima bahwa yang waras tidak boleh mengalah maka Pancasila dan NKRI harus di peetahankan dan di gaungkan ke seluruh nusantara.

Rencana lanjutan adalah Rapat kerja tingkat nasional atau rakernas setelah acara sumpah pemuda tahun ini. Juga merupakan sumbangsih kyai tokoh NU se Indonesia dalam rangka menjaga keutuhan NKRI. Serta mengejawantahkan dawuh dawuh para kyai tentang amanah menjaga Pancasila dan NKRI harga mati.

Penyerahan pataka dari kasatkornas Alfa isnaini kepada ky Hasan Aminuddin sebagai Muhtazam PC NU Probolinggo di lakukan dini hari di pondok pesantren toroyan kraksaan.

Dalam sambutannya, Taufik ketua PC GP Ansor Kraksaan menggugah dan mengajak generasi muda serta segenap elemen OKP untuk teguhkan persatuan bahwa kita ini satu nusa satu bangsa dalam kebhinekaan tunggal ika negara Indonesia. (agg)

0Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed