oleh

KOREM 083/BDJ DAN KODIM 0833/KOTA MALANG TIDAK PERNAH LARANG SEMINAR DI KAMPUS

Malang Oposisi, – Menanggapi adanya berita yang terbit di media online HISTORIA yang ditulis saudara Randy Wirayudha yang terbit pada tanggal 10 Oktober 2018, pada rubrik Modern pukul 21.46 WIB, bahwa apa yang ditulis oleh saudara Randy Wirayudha adalah tidak benar.

Pembatalan kegiatan Seminar Nasional dengan Tema perubahan dan Kesinambungan Historis dalam Perspektif Keilmuan dan pembelajaran adalah murni dari pihak Panitia.

Pihak Korem 083/Bdj telah meminta klarifikasi dengan Pihak Panitia dalam hal ini DR. Ari Sapto, M.Hum selaku ketua Pelaksana telah menyampaikan permohonan maaf karena telah mencantumkan nama Korem 083/Bdj dan Kodim 0833/Kota Malang dalam surat pembatalan yang telah diterbitkan oleh stafnya.

Hal ini disampaikan DR. Ari Sapto, M.Hum selaku penanggung jawab seminar kepada kapenrem 083/Bdj Mayor Inf Prasetya HK, SH MH saat klarifikasi. Sekali lagi kami selaku panitia minta maaf atas keteledoran ini, dan hal ini akan dijadikan pembelajaran agar kedepannya tidak terulang kembali.

Murni pembatalan ini berasal dari pihak Panitia dalam hal ini kami dari Jurusan Ilmu Sejarah UM. Sekali lagi masalah ini janganlah dibesar-besarkan, Kata DR. Ari Sapto, M.Hum. Sementara itu Kapenrem 083/Bdj menanggapi tentang pemberitaan yang dimuat Historia, juga menyampaikan bahwa institusi kami tidak pernah menerima pemberitahuan secara resmi tentang rencana kegiatan seminar yang rencananya akan diselenggarakan oleh pihak kampus, dan itu bukan ranah kami untuk melarang atau memberikan ijin.

Mengenai pemberitaan yang ditulis oleh saudara Randy Wirayudha yang dimuat oleh media online Historia yang secara langsung sudah menyudutkan institusi TNI dengan pemberitaan yang ditulisnya adalah tidak benar, tulisan itu hanya berdasarkan kepada surat pembatalan undangan kepada nara sumber yang dikeluarkan oleh pihak panitia pada tanggal 10 Oktober 2018. Sekali lagi ini bukan ranah kita untuk melarang karena, kami tahu betul tentang UU No. 12 Tahun 2012 pasal 8 ayat 3 tentang kebebasan akademik , kebebasan mimbar akademik dan otonomi keilmuan PT yang merupakan tanggung jawab Civitas Akademika.

Namun yang sangat disayangkan Kapenrem 083/Bdj adalah, mengapa saudara Randy Wirayudha dalam tulisannya di media online Historia tentang pembatalam seminar tersebut mencatut nama institusi TNI dalam hal ini Korem dan Kodim kota malang, tanpa konfirmasi terlebih dahulu dengan pihak kami. Sekali lagi masalah ini sudah diklarifikasi oleh pihak panitia dalam hal ini DR. Ari Sapto, M.Hum dan kami anggap permasalahan ini sudah selesai. Imbuh Kapenrem. (anis)

0Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed