oleh

Merasa Ditipu Gus Edy Laporkan Oknum KPU Ke Polres

-Daerah-16 views

Banyuwangi Berita Oposisi.

Pria yang dikenali sebagai Pengusaha bernama panggilan Gus Edy Rabu 1/05/2019 datang ke Polres Banyuwangi. Hal tersebut disampaikan oleh Gus Edy saat dikonfirmasi di salah satu tempat di Banyuwangi usai dari Polres Banyuwangi.

Dalam konfirmasinya Gus Edy menyampaikan bahwa dirinya datangi Polres Banyuwangi mengaku ” merasa ditipu ” oleh oknum di lembaga disebutnya KPU yang menurutnya telah merugikan dirinya. Gus Edy dengan tegas mengaku akan melaporkanya terkait pekerjaan pengadaan barang berupa Bantalan Coblos Pilgub 2018.

” Entah alasanya apa..kurang tau saya. Tapi setelah pekerjaan berjalan bahkan sampai pelaksanaan pilgub 2018 dilaksanakan saya tanyakan terkait kapan SPK bantalan alat coblos itu dikeluarkan. Entah ada indikasi apa sampai sampai SPK itu tidak mau dikeluarkan. Bahkan hal ini juga saya laporkan kepada Banwas, Panwas, anggota Komisiner KPU dan anggota teknis, “ ujarnya.

Gus Edy

Masih kata Gus Edy, ” Namun jawaban mereka tidak memuaskan, ada yang jawab tidak tau, bahkan saya disuruh diam. Dan yang lebih aneh lagi saya disuruh menghibahkan/mensponsori pilgub itu. Padahal anggaranya ada, kan Aneh sekali ini, “ kata Gus Edy.

Lanjut Gus Edy jelaskan kerugian materi, menurutnya kerugian yang dikelurkan oleh Gus edy diperkirakan sebesar 43 juta akan tetapi menurutnya bukan masalah kerugianya melainkan masalah keadilan dan keterbukaan masalah pekerjaan.

” Kerugian saya sebesar 43 juta dari nilai pekerjaan 60 juta, namun bukan masalah kerugian uang yang saya permasalahkan tetapi keadilan dan keterbukaan yang saya minta. Apakah boleh pekerjaan yang sudah direncanakan jauh – jauh sebelumnya kok ternyata teledor sehingga SPK tidak dikeluarkan sampai saat ini. Bahkan saya disuruh sabar saat itu disuruh hitung total kerugian dan akan diganti dengan pekerjaan di tahun depan (2019) ini. Kemudian setelah saya selidiki ternyata ada pengiriman bantalan alat coblos dan kotak kotak suara. Dari itulah saya tanyakan lagi menagih janji terkait SPK itu.. namun mereka tidak mau menemui terkesan menghindar dengan alasan masih sibuk sekali..” jelentrehnya.

Gus Edy betul – betul ungkapkan kekecewaannya kepada KPU Banyuwangi saat ini, karena menurut Gus Edy dari tahun 2009 sudah bermitra jadi rekanan KPU Banyuwangi terkait pekerjaan selalu berjalan lancar tidak ada masalah.

” Saya jadi rekanan KPU sudah lama sekali dari tahun 2009 tidak ada kendala dan lancar lancar saja.. tapi kenapa pekerjaan saya ditahun 2018 sampai saat ini SPK belum dikeluarkan dan terselesaikan. Justru saya berasumsi terkesan KPU Banyuwangi ada indikasi tidak mau melaksanakan pemilihan Gubernur dan ada indikasi keberpihakan kepada salah satu calon saat itu, dan saya seakan akan mau dijadikan kambing hitam, “..jlentrehnya

Lanjut ketika ditanya langkah apa yang akan diambil terkait permasalahan tersebut, Gus Edy dengan tegas menjawab besok pagi akan melaporkan secara resmi ke Mapolres Banyuwangi,

” Saya tadi datang ke Polres Bayuwangi berniat melaporkan permasalahan ini, namun berhubung tanggal merah saya oleh pihak kepolisian disuruh datang besok pagi,”..jawabnya.

Diakhir keteranganya Gus Edy berharap agar Banyuwangi lebih sejahtera bersih dari korupsi.

” Saya sangat percaya kepada penegak hukum laporan yang akan saya sampaikan akan ditindak lanjuti dengan seadil – adilnya, “ pungkasnya.

Sementara pihak KPU dalam hal ini Ketua KPU sampai dilansirnya berita ini belum memberikan tanggapannya, dikonfirmasi Via seluler ( WhatsApp) Kamis 2/05/2019 sekira (07:26) wib. Pantauan media memang Komisioner KPU Banyuwangi per 1/05/2019 kemarin gelar Rapat Pleno Terbuka hasil Pemilu 2019. (eta/rdy35).

0Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed