oleh

Michael : ” Kelakuan Pejabat & Politisi Yang Suka Korupsi, Membuat Rakyat Jenuh Tentang Politik “

Banyuwangi Oposisi.co.id

Grebek Kampung Kawan Michael bersama JTV, kali ini Minggu 13/1/2019 rambah Dusun Kedunen Desa Bomo Kecamatan Blimbingsari Banyuwangi. Mendukung meriahnya acara, Larasati Musik dengan sederetan artis kenamaan Banyuwangi hibur masyarakat.

Michael Edy Hariyanto, SH yang akrab dengan sapaan nama Michael Caleg untuk DPRD Banyuwangi Nomer Urut : 1 setelah memperkenalkan dirinya. Menyampaikan kenapa dirinya masuk Partai Politik dan mencalonkan jadi anggota DPR.

” Kalau saya hanya mau memikirkan diri sendiri saya sudah cukup. Tetapi setelah selama 7 tahun jadi Ketua Partai saya melihat ternyata masih banyak rakyat Banyuwangi yang miskin, masih banyak rakyat Banyuwangi yang mengalami kekurangan, masih banyak rakyat Banyuwangi yang tidak bisa menyekolahkan anaknya. Hati saya menangis dan tergugah ingin membantu rakyat Banyuwangi, oleh karena itu saya mencalonkan diri jadi anggota DPR. Karena melalui Partai Politik di kursi DPR saya bisa melakukan yaitu menolong rakyat, “ ungkapnya dari atas panggung disambut tepuk tangan hadirin.

Buntuti pernyataannya Michael lempar pertanyaan kepada hadirin, ” Kira – kira bapak ibu mau berubah apa tidaaaak..? “, dan dijawab oleh hadirin, ” Mauuuuuu…”. Karena jawaban serempak hadirin yang katanya ingin berubah, maka Michael mengingatkan bahwa pada 17 April akan diadakan Pemilu.

” Pada 17 April akan diadakan Pemilu, sementara sekarang masyarakat banyak yang apreori tentang politik. Ada yang mengatakan politisi sudah tidak bisa dipercaya dst. Ketika mau pencalonan datang ke masyarakat setelah jadi lupa. Apalagi masyarakat sering melihat di televisi kelakuan pejabat dan orang – orang politik yang kena kasus korupsi dan ditangkap oleh KPK. Kelakuan – kelakuan orang politik yang suka korupsi itulah yang membuat jenuh tentang politik. Sehingga sekarang masyarakat mau memilih kalau ada uang. Pola politik seperti itulah yang merusak, “ lanjutnya.

Sekilas Michael contohkan beberapa kejadian anggota DPR, Pejabat Bupati / Wali Kota yang terjerat kasus korupsi dan ditangkap KPK. Jadi hidup ketika Michael interaksi dengan hadirin lempar pertanyaan – pertanyaan candaan.

” Saya tanya sekarang, yang milih anggota DPR yang korupsi itu siapa..?” dijawab oleh hadirin, ” Rakyaaaat…”, Yang milih Pejabat Bupati dan Wali Kota yang korupsi dan ditangkap KPK itu siapa..?” dijawab lagi oleh hadirin, ” Rakyaaaat…”, berikut Michael tanya lagi, ” Kalau begitu yang salah siapa..? sambil tertawa hadirin menjawab, ” Rakyaaaaat..”, saut Michael, ” Laa.ngaku sendiri gitu lo , “ kata Michael.

Namun Michael besarkan hati hadirin dengan mengatakan rakyat sebenarnya tidak salah. Semua itu terjadi karena rakyat tidak mengerti tentang politik sehingga salah pilih orang – orang yang ternyata suka korupsi.

” Oleh karena itu mari kalau ingin berubah jangan main – main dengan politik. Karena politik itu sebenarnya politik bisa untuk menolong rakyat, tetap kalau salah pilih tidam faham tentang politik, maka politik juga bisa membuat rakyat sengsara. Maka kalau bapak ibu tidak percaya kepada Demokrat atau tidak percaya kepada saya Michael tidak apa – apa. Tapi saya pesan, kalau bapak ibu mau memikirkan dan cinta pada anak cucunya, pilihlah calon yang baik walau tidak memilih Demokrat. Tetapi kalau masih tidak percaya pada yang lain dan mau percaya pada saya dan Demokrat dukung dan pilihlah Caleg Demokrat. Karena saya dan Demokrat tahu apa yang diinginkan rakyat, yaitu adalah kesejahteraan. Saya akan gerakkan ekonomi masyarakat di desa – desa mengentaskan kemiskinan. Rakyat tidak boleh susah, rakyat harus semakin sejahtera, “ tandas Michael.

Pungkasi penyampaiannya Michael sekilas singgung tentang masyarakat Desa Bomo yang mayoritas sebagai Nelayan. Michael mengatakan ingin merubah bagaimana masyarakat tidak kesulitan makan ketika tangkapan ikan sepi. Bagaimana limbah – limbah tambak dan perusahaan tidak cemari laut. Karena menurut Michael ikan di laut sebenarnya tidak pernah habis justru bertambah. Hanya ulah tangan manusia yang menyebabkan ikan lari menjauh cari tempat yang tidak tercemar. (rdy35/eta).

104Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed