oleh

Michael : Partai Politik Alat Mensejahterakan Rakyat

-Politik-54 views

Banyuwangi Oposisi.co.id

Pileg dan Pilpres 2019 hitungan bulan akan segera digelar oleh KPU tepatnya pada 17 April 2019 mendatang. Geliat – geliat politisi di berbagai daerah juga sudah terlihat dan ramai dalam rangka itu. Alat peraga Kampanye bendera, banner, stiker dll sudah mulai terpasang menghiasi bibir jalan.

Semua itu hanya pada persoalan yang satu itu yaitu kepentingan untuk meraih simpati dan dukungan dari rakyat. Ternyata pada moment tahun – tahun politik itulah begitu mahal dan begitu dibutuhkan kehadiran rakyat. Pada suatu kesempatan awak media temui salah satu Calon Legeslatif Partai Demokrat untuk DPRD Banyuwangi bernama Michael Edy Hariyanto, SH dari Daerah Pemilihan ( Dapil ) II No. Urut : 1.

Kepada awak media Michael sambil ngobrol santai menuturkan panjang lebar tentang pencalegan dirinya.

” Sepertinya kalau kita menginginkan perubahan besarĀ  menjadi penting rakyat atau masyarakat mengetahui tentang apa dan untuk apa itu politik. Kasihan sekali jika rakyat atau masyarakat hanya jadi alat untuk mencapai tujuan politik kekuasaan dan kepentingan tertentu. Atau yang sering kita dengar istilah rakyat dalam politik diibaratkan dorong mobil mogok. Seharusnya justru politik yang jadi alat untuk memperjuangkan dan mensejahterakan rakyat, dan alat itu digunakan oleh refresentasi dari rakyat yaitu anggota DPR, ” cetusnya Sabtu 20/10/2018 di salah satu ruangan kerjanya.

Tidak cukup hanya itu menurut Michael, Caleg harus punya visi misi yang jelas. Dan itu pun tidak hanya disampaikan saja visi misi kepada masyarakat. Tunjukkan juga solusinya kepada masyarakat bagaimana cara mewujudkan visi misinya itu. Dicontohkan oleh Michael :

” Misal Caleg dalam Kampanyenya menjanjikan kepada masyarakat kalau jadi akan mengurangi pengangguran. Jelaskan juga bagaimana caranya menciptakan lapangan kerja untuk bisa menyerap tenaga kerja. Dengan demikian masyarakat bisa menilai Caleg tersebut bisa atau tidak perjuangkan nasib masyarakat. Adakan dialog dengan masyarakat, berikan kebebasan mereka bertanya dan menyampaikan keinginannya, ” contohnya.

Ketika ditanya solusi seharusnya rakyat atau masyarakat bagaimana dalam hal ini untuk mendapatkan wakil – wakil rakyat di DPR yang benar – benar memikirkan rakyatnya.

“Pertama harus kita tanyakan dulu, masyarakat mau berubah apa tidak..? Kalau mau berubah ya harus mau berubah pula cara masyarakat memberikan dukungan atau menjatuhkan pilihannya pada Pemilu. Jangan hanya karena uang lima puluh atau seratus ribu rupiah yang jadi ukuran menentukan baik tidaknya orang yang akan dipilihanya. Selain kenali dulu visi misinya, kenali juga jejak rekam dan trac recordnya orang yang akan didukung dan dipilihnya ” jawabnya.

Lalu bagaimana dengan dirinya yang maju sebagai Caleg untuk DPRD Banyuwangi, padahal dirinya bisa dibilang sudah jadi seorang Pengusaha sukses.

” Saya dalam setiap pertemuan dengan masyarakat tak pernah bosan memberi pemahaman politik kepadanya. Saya tidak mau masyarakat memilih saya tapi tidak tahu program, visi dan misi saya. Mereka harus tahu dulu apa visi misi saya berikut solusinya seperti apa. Saya punya keinginan memperjuangkan kesejahteraan untuk masyarakat Banyuwangi dalam skala besar ya harus duduk jadi anggota DPR. Selama ini ide – ide saya untuk kesejahteraan masyarakat Banyuwangi sudah saya ajukan, tapi sepertinya diabaikan. Benar saya Pengusaha, tapi apa kekuatan saya untuk ikut andil kebijakan tentang Banyuwangi kalau tidak jadi DPR. Konsep sebagus apapun kalau tanpa power untuk dijadikan sebuah kebijakan melalui kursi dewan akan sia – sia bahkan dikiranya mengada – ada. Oleh karena itu berikan kesempatan saya masuk diruang pengambil kebijakan dengan jadi anggota DPR, agar saya bisa membuktikan benar apa tidak saya di DPR akan perjuangkan nasib masyarakat atau bohongi masyarakat, ” jelentrehnya.

Dijelaskan pula oleh Michael bahwa dirinya dalam hal ini tidak berarti mengaku paling baik. Semua Partai baik, begitu juga anggota DPR Banyuwangi banyak yang baik. Dan dirinya mengatakan bertekad akan bergabung dengan meraka yang baik – baik untuk diajak berfikir serta berjuang demi Banyuwangi yang lebih baik.

” Saya tahu semua Partai baik dan punya tujuan yang baik untuk rakyat mas, begitu juga bahwa saudara – saudara yang di anggota dewan banyak yang baik. Dan saya bila diberi kesempatan jadi anggota DPR nanti, akan bergabung dengan mereka yang baik – baik tanpa memandang warna bajunya. Sekalipun satu Partai atau satu Fraksi dengan saya di DPR, kalau disinyalir gelagatnya hanya demi jabatan dan kekuasaan, sulit diajak berfikir baik untuk masyarakat Banyuwangi. Saya tidak segan – segan mengambil tindakan tegas , ” pungkas Michael di akhir pembicaraan saat ketemu dengan puluhan wartawan yang ada di Majelis Pers Nasional ( MPN ) Korwil Banyuwangi. (rdy35/eta).

9Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed