oleh

Musrenbangdes Singojuruh Scala Prioritas Pendidikan & Kesehatan

Banyuwangi Oposisi.co.id

Seperti yang dilajukan oleh Pemerintah Desa lainnya di Kabupaten Banyuwangi. Pemerintah Desa Singojuruh Kec. Singojuruh Bajyuwangi, Senin 28/01/2019 juga gelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa ( Musrenbangdes ) untuk tahun anggaran 2020.

Hadir dalam forum tersebut Camat Singojuruh, unsur Polri ( Bhabinkantibmas ), unsur TNI ( Babinsa ) dan Anggota DPRD Banyuwangi Dapil II dari Fraksi Gerindra Limpad. Dan semua unsur yang dianggap berpontensi dan penting untuk dilibatkan dalam meusyawarah menentukan pembanguan Desa Singojuruh ke depannya.

Sementara Camat Singojuruh Mohammad Lutfi, S.Sos.,M.Si terlutip dalam kata sambutannya menyampaikan.

” Prioritas potensi Desa Singojuruh adalah destinasi wisata budaya yaitu Rumah Budaya Angklung yang ada di RTH. Yang insya Alloh awal maret diadakan launching oleh Bapak Bupati Banyuwangi. Yang kedua termasuk wilayah Dusun Kunir sebagai percontohan ODF yang mengarah pada pemanfaatan sungai sebagai arung jeram dan tubing KID. Berikut yang tak kalah penting adalah fasilitas pelayanan publik ramah difabel dan Smart Kampung dengan 14 kriteria yg harus dicukupi seperti daftar diatas, “ papar Camat Lutfi.

Pada kesempatan itu hadir juga Limpad anggota DPRD Banyuwangi dari Fraksi Gerindra. Sekilas terkutip pada pidatonya. Bahwa penting adanya komunikasi Pemerintah Desa dengan Anggota Legeslatif yang ada di Dapil masing – masing. Kata Limpad dengan adanya komunikasi dan koordinasi yang baik antara Pemerintah Desa desa dan Tokoh Masyarakat. Maka Anggota Dewan bisa menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, yang bisa jadi acuan langkah dewan ambil kebijakan.

Sekertaris Desa Singojuruh Habiby saat dikonfirmasi menuturkan, ” Bahwa scala prioritas pada Musrenbangdes Singojuruh kali ini adalah bidang Pendidikan dan Kesehatan. Sementara untuk bidang – bidang yang lain sebagai penunjang kebutuhan dari kedua prioritas tersebut.

Ketika ditanya apakah penting juga dalam Musrenbangdes mengundang hadirkan dari unsur Politisi atau Anggota Dewan. Sekdes Habiby menjawab penting dengan alasan bahwa apa yang dibahas dalam Musrenbangdes, kebijakan politik anggota Dewan menentukan juga. Eksekutif dan Legeslatif tidak terpisahkan ketika berbicara tentang pambangunan, katanya.

Pantauan media usai acara pembukaan, peserta Musren dibagi kelompok untuk membahas bidang – bidang yang menjadi target capaian pembangunan di Desa Singojuruh ke depan. Antara lain kelompok bidang Pendidikan, Kesehatan, Pertanian, Fisik Sarana Prasarana, dan Pelayanan Publik. Ditempat tersendiri mereka adu argumen saling mempertahankan aspirasinya. ( rdy35).

0Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed