oleh

Pamit Pergi Mandi Ke Sungai, Pulang Dalam Keadaan Meninggal

Banyuwangi Oposisi.co.id

Warga Dusun Bulurejo sekira jam 00.30 WIB di area sungai Setail digegerkan dengan kejadian ditemukannya sosok mayat atas nama Mohamad Iksan (94) tahun laki laki pekerjaan tani Agama Islam Dusun Bulurejo RT 03 RW 01 Desa Bulurejo kecamatan Purwoharjo kabupaten Banyuwangi, Kamis (28/02/19).

Atas dasar informasi dan laporan dari warga, maka pihak aparat kepolisian setempat Kapolsek Kecamatan Purwoharjo beserta anggotanya dan petugas Puskesmas dengan cepat langsung menuju tempat kejadian (TKP) guna lakukan olah TKP, gali keterangan dari para saksi dan selanjutnya memintakan surat pernyataan pihak keluarga karena tidak bersedia di outopsi.

Dari hasil tindakan-tindakan yang diambil oleh pihak kepolisian sektor Purwoharjo, pada saat olah TKP, maka disimpulkan dalam Kronologi kejadian sebagai berikut,

“Semula pada hari Rabu tanggal 27 Pebruari 2019 sekira jam 20.00 wib, korban nenggunakan sarung dan sandal jepit untuk ijin kepada isterinya dengan tujuan ke sungai Setiap untuk mandi dan beberapa jam kemudian korban tidak kembali ke rumah selanjutnya isteri dan tetangga korban untuk mengadakan pencarian pada sungai setail telah menemukan sarung dan sandal jepit milik korban di atas pinggir sungai tak lama kemudian masyarakat setempat mengadakan pencaha di wilayah sungai setail dusun Bulurejo desa Bulurejo
Pada hari Kamis tanggal 28 Februari 2019 sekira jam 00.30 wib korban telah diketemukan dari TKP ke arah Utara tepatnya di sungai dekat makam Kedung Dadang dusun Bulurejo desa Bulurejo korban dalam keadaan meninggal dunia kemudian korban di bawa ke puskesmas purwoharjo untuk di visum kemudian EF repertum untuk dilakukan pemeriksaan luar terhadap korban, dan kemudian korban dinyatakan meninggal dunia dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada korban, sehingga pihak keluarga meminta Alm. Mohamad iksan untuk dibawa pulang dan dimakamkan dan tidak menghendaki dilakukan otopsi”.

Pihak kepolisian juga menerima informasi dari pihak keluarga korban bahwasanya korban memiliki lupa ingatan. (eta)

0Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed