oleh

Pembukaan TMMD Reguler Ke -103 Tahun 2018: TNI Dalam Mewujudkan Desa Yang Maju

Bondowoso Oposisi, – Bupati Bondowoso KH. Salwa Arifin dalam pembukaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-103 Tahun 2018 di Kabupaten Bondowoso di lapangan Alun-alun KBA. Ki Ronggo, Senin (15/10/2018)

BONDOWOSO – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-103 Tahun 2018 di Kabupaten Bondowoso, resmi dibuka dengan ditandai upacara yang dilaksanakan di Alun-alun KBA. Ki Ronggo yang dipimpin Bupati Bondowoso, Drs. H. Irfan Bachtiar Rahmat, S.E., M.Si.

Upacara pembukaan TMMD 103 Bondowoso

Mengangkat tema ” TNI Manunggal Rakyat dalam Mewujudkan Desa Yang Maju Sejahtera dan Demokratis.”, TMMD tahun ini berlangsung mulai 15 Oktober sampai 13 Nopember mendatang di daerah lokasi sasaran. Di Kabupaten Bondowoso yakni di desa Solor Kecamatan Cerme yangyang ditetapkan sebagai lokasi TMMD.

Bupati, membacakan sambutan Gubernur Jawa Timur H. Soekarwo, mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberi bantuan untuk mendukung kelancaran TMMD. Namun program ini tak bisa berjalan dengan baik tanpa dukungan berbagai stakeholders.

“TMMD adalah program lintas sektoral, baik dari Kementerian, lembaga, Pemprov, Pemkab, dan masyarakat selama tiga kali dalam setahun. Kegiatan membantu percepatan pembangunan ini, tidak bisa berjalan oleh TNI AD saja. Namun juga kerjasama dan koordinasi antarstakeholder terkait,” tutur KH. Salwa Arifin.

Tak lupa, Gubernur menitipkan pesan terima kasih kepada seluruh pihak atas kerjasamanya dalam membangun Jawa timur agar tetap kondusif, untuk Provinsi Jawa Timur sendiri pembukaan TMMD ke-103 Tahun 2018 dipusatkan di Lapangan Desa Durin Timur Kecamatan Konang Kabupaten Bangkalan.

Gubernur dalam amanat yang dibacakan oleh Bupati mengatakan, Beberapa waktu yang lalu ada saudara-saudara Kita terkena Bencana Alam Gempa Bumi dan Tsunami. Untuk saudara-saudara kita yang terkena Bencana Alam Gempa Bumi dan Tsunami tak lupa Kami sampaikan duka yang sedalam-dalamnya yang berada di Pulau Lombok-NTB, Palu, Donggala Sulawesi Tengah dan Kita do’akan bersama semoga mereka diberi ketabahan, keihlasan, serta segera bisa bangkit untuk membangun kembali daerahnya.

Dalam TMMD tahun ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur beserta Kabupaten, Masyarakat dan TNI AD di semua Lokasi Sasaran TMMD mendukung pelaksanaan kegiatan baik Fisik maupun non fisik. TMMD bukan semata membangun sarana fisik bagi masyarakat desa, melainkan juga menumbuhkan semangat percaya diri masrakat agar mampu mengelola potensi yang dimiliki serta kesiapsiagaan menghadapi setiap ancaman dan tantangan yang sedang dan akan dihadapi. Dukungan Pemerintah Provinsi pada pelaksanaan TMMD ke 103 di seluruh lokasi sasaran berupa bantuan keuangan, Vasektomi Tanpa Pisau (VTP) Kit, Implant Kit, Obgyn Bed, pemasangan dan pembongkaran umbul-umbul KB, pelayanan KB gratis. Ada beberapa dukungan kegiatan yang tidak berada di semua lokasi TMMD yaitu Penyuluhan Hukum, Kegiatan Jalan Lain Menuju Mandiri dan Sejahtera (Jalinmatra), Paket Pelatihan Berbasis Masyarakat, Pelayanan Kesehatan Hewan Terpadu. Hasil pelaksanaan TMMD dapat langsung dirasakan oleh masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat. Oleh karena itu perlunya peran masing-masing untuk bisa berkolaborasi, berkoordinasi, berkomunikasi serta bersinergi dalam rangka mendukung pelaksanaan kegiatan TMMD. Pesan Gubernur dalam amanatnya

Pelaksanaan TMMD akan dilaksanakan selama 30 hari kedepan di 5 (Lima) daerah lokasi sasaran, dengan TMMD diharapan akan mencapai hasil yang optimal sebagaimana yang Kita rencanakan bersama dan dapat langsung dirasakan oleh masyarakat, serta sejalan dengan semangat yang tertuang dalam Tema TMMD ke-103 tahun 2018. (anis)

0Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed