oleh

Pemulung Akhiri Hidupnya Dengan Gantung Diri

-Hukrim-44 views

Banyuwangi Oposisi.co.id

Dusun Jajangsurat Desa Karangbendo Kecamatan Rogojampi Banyuwangi Rabu 9/1/2019 sekira pukul 09.00 Wib. Digegerkan dengan kejadian ditemukannya sosok pria yang gantung diri di Pohon Trembesi gunakan kain Sarung. Tepatnya lokasi kejadian di sebelah selatan SMPN 2 Rogojampi.

Untuk mengetahui detail informasi kejadian lebih lanjut, awak media medapatkan konfirmasi dari Kapolsek Rogojampi AKP Agung Setyo Budi SH. Yang mana disampaikan kronologis kejadian penemuan korban gantung diri tersebut,

” Bermula dari apa yang diceritakan oleh pelapor bernama Palupi. Bahwa pada sekira pukul 09.00 Wib bersama rekannya bernama Hudori dan Titin hendak membakar barang bekas di selatan SMPN 2 Rogojampi. Rekan pelapor bernama Hudori melihat ada sosok pria gantung diri di pohon Trembesi gunakan kain Sarung. Mengetahui hal tersebut Hudori meminta Palupi melaporkan ke petugas. Atas dasar laporan tersebut kami bersama anggota segera menuju TKP. Berikut kami lakukan olah TKP yang hasilnya : 1. Posisi korban leher menggantung di pohon Trembesi menggunakan kain sarung. 2. Di TKP ditemukan sarung, sandal japit dan HP dan diketahui identitas korban bernana Zainidin 50 tahun alamat Dusun Sodowangi 05/02 Desa Sidowangi, Kecamatan Wonhsorejo Kabupaten Banyuwangi, pekerjaan Pemulung, “ jelasnya.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut menurut penuturan Kapolsek AKP Agung Setyo Budi selanjutnya korban dibawa ke RSUD Blambangan untuk dilakukan VER. Dan hasil sementara pemeriksaan Dokter RSUD dr. Sholahudin diketahui bahwa korban diketahui : 1. Keluar liur bening dari mulut, 2. Jejas pada leher melingkar mulai dari bawah telinga kanan serong kebawah ke leher depan sampai tepat dibawah telinga kiri dengan panjang jejas 28 cm lebar 7 cm,3. Jejas tidak rata dan bergelombang, 4. Patah tulang kerongkongan tepat di bawah dagu dan diatas jakun, 5. Kemaluan keluar lendir bening
6. Diduga korban gantung diri.

Bersama Kapolsek di TKP diantaranya disebutkan adalah KA. SPKT, Kanit Reskrim, Anggota Reskrim, Bhabinkatibmas, dan tim medis dr. Didik Sulasmono ( dokter PKU Gitik ). Berikut untuk proses lebih lanjut dijelaskan bahwa segera dicari tahu keberadaan keluarga korban. Yang mana anak korban atas nama Saifulloh membuat permohonan dan surat pernyataan untuk tidak dilakukan otopsi diketahui oleh Kepala Desa Sidowangi. (eta/rdy35).

0Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed