oleh

Penanaman Mangrove oleh Babinsa Koramil 0820/01 Kanigaran Dan Pelajar

Probolinggo Oposisi,  – Musim hujan mulai kerap turun di wilayah Probolinggo. Momen ini dimanfaatkan untuk menanam mangrove. Penanaman ini difokuskan di Pantai Permata Kelurahan Pilang (07/12/18).

Perlu diketahui bersama, daerah pantai Probolinggo yang dulu rapat dengan hutan mangrove, kini semakin menipis. Sedangkan perkembang biakan tanaman ini perlu perawatan. Habitatnya terganggu bukan hanya faktor alam saja, juga manusia sebagai pelaku yang lebih banyak merambah merusak.

Gerakan menanam mangrove di Probolinggo

Kekurang pahaman masyarakat ini yang justru harus diluruskan. Pola bencana yang selalu terjadi di musim penghujan salah satunya karena hutan mangrove yang makin menipis. Padahal, mangrove berguna sebagai buffer bila ada gelombang.

Selain itu, mangrove menjadi tempat berkumpulnya ikan yang dapat memudahkan nelayan tidak perlu jauh-jauh melaut. Kegunaan lain adalah mencegah abrasi sebagai daratan kita tidak meluas menjadi wilayah pantai.

Gerakan inilah yang mendorong Pelda Sugiri dan Serka Imam Kodim 0820/01 Kanigaran sebagai Babinsa Pilang menggerakan siswa SMAN 2 Kota Probolinggo menanam mangrove. Tidak kurang dari 200 siswa menyemarakan reboisasi ini.

Respon yang positif ditunjukan oleh semua pihak. Pihak sekolah SMAN 2 Kota Probolinggo yang digandeng pun bergairah sampai dengan Kepala Sekolahnya turut hadir. Berikut perangkat Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. Kelompok Masyarakat Laskar Hijau termasuk Kelompok Masyarakat sebagai lembaga kontrol masyarakat yang berdiri secara swadaya (swasta/Pokmaswas) Pilang turut andil dalam gerakan penanaman mangrove.
(Anis)

2Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed