oleh

Peringati HARI BUMI, Ks. SMPN 1 Glenmore Lepas 10.000 Benih Nila

Banyuwangi Berita Oposisi.

Kepala SMPN 1 Glenmore, Dra. Hj. Wahyu Handayani, M.Si. membangkitkan semangat murid-muridnya untuk senantiasa menyintai alam lingkungan. Lewat moment peringati “Hari Bumi”, Kepala Sekolah enerjik ini berinisiatif mendidik karakter siswanya dalam bentuk simbolis membebaskan makhluk sesama.

Kebetulan SMP yang dipimpin Ibu Hajjah Wahyu (panggilan akrab) ini memenangkan kontes sekolah “Adiwiyata tingkat Nasional” dan “Mandiri”, bukanlah sebuah kebetulan. Prestasi yang mengagumkan ini hasil kerja keras seluruh stakeholder. Sebagai seorang manajer, Kepala Sekolah yang lebih familier dengan sapaan nama Bunda Wahyu, oleh para guru dan murid-muridnya, mengatakan, ” bahwa kegiatan tersebut wujud peduli sekaligus bentuk aplikasi dari warga sekolah beradiwiyata “.

Lanjutnya, ” hal yang mesti harus dikuatkan kepada mentalitas moral generasi milenial satu di antaranya rasa peduli dan cinta kasih sayang terhadap lingkungan. Lingkungan yang asri, bersih dan sehat akan berimbal balik terhadap makhluk di sekitarnya. Lingkungan hijau, bersih dan asri tampak terawat rapi, terlihat di lingkungan SMP 1 Glenmore “.

Tangan dingin Bunda Wahyu telah memberikan sentuhan luar biasa terhadap konsep sekolah ramah lingkungan. Dukungan guru, komite dan seluruh warga sekolah optimal bersama bergerak menjadikan lingkungan sekolah sebagai sumber inspirasi. Hari bumi diperingati tanpa seremonial memang sebuah yang telah direncanakan.

Tegas Bunda Wahyu, ” yang terpenting dalam membangun karakter adalah eksyen, praktik langsung. Pendidikan berteori penting sebagai dasar melaksanakan kegiatan, melibatkan siswa dalam praktik lapangan akan memberikan pengalaman pembelajaran yang melekat “.

Sarjana pakar matematika ini, dikenal kasek yang semangat,  inovatif dan produktif yang mahir terhadap tata kelola sekolah. Terbukti dan diakui para pihak setiap sekolah yang pernah dipimpinnya mengalami perubahan maju siqnifikan. Tidak pernah kendur, seorang Ibu alumni FKIP Universitas Jember ini selalu menaruh perhatian terhadap perkembangan teknologi dan dampaknya perilaku siswa-siswanya.

” Anak zaman now, secanggih apapun teknologi pendukungnya harus tetap berkarakter lokal yang arif, Cerdas berteknologi ditunjukan¬† mampu memanfaatkan konten-konten digital yang produktif, “ tegasnya.

Kembali tentang peringatan hari bumi tahun ini, Kasek Wahyu, berharap bisa menumbuhkan pembiasaan sayang sesama makhluk dan peduli lingkungan.

” Zaman serba digital ini di mana kita telah masuk di era Rev. 4.0. yang tidak boleh hilang adalah rasa peduli, “ harap Kepala Sekolah yang inovatif itu.

Pungkasi penuturannya Kepala Sekoalah dengan ucapan ” Selamat Hari Bumi “. Dan dalam rangka memperingati “Hari Bumi” , melepaskan 10000 benih ikan, bagian dari wujud pendidikan bela negara yang soft. (rdy35).

0Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed