oleh

Peringati Hari Santri Nasional dan Sumpah Pemuda Untuk Menyatukan Berbagai Element Pendidikan

Pasuruan Oposisi, – Hari Santri Nasional adalah bukti pengakuan negara atas jasa para ulama dan santri dalam perjuangan merebut, mengawal, mengisi dan mempertahankan kemerdekaan. Oleh sebab itu, pesan yang disampaikan dalam setiap Peringatan Hari Santri Nasional tidak jauh dari seruan untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Seperti yang disampaikan H. M. Yunus, pada acara Peringatan Hari Santri dan Sumpah Pemuda yang diselenggarakan pada Sabtu, 03/11/2018 di Lapangan Desa Capang, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. Pihaknya mengajak seluruh santri dan masyarakat menjaga NKRI dan Pancasila. Karena santri memiliki peran penting dalam menjaga keutuhan NKRI, Kebhinekaan dan Pancasila.

“Saya berharap para santri, generasi muda mampu menjaga NKRI. Sehingga kedepan menjadi lebih baik. Supaya bisa menindak lanjuti para Masayyid, Kyai, sehingga dari generasi Muda baik dari Karang Taruna, Ansor betul-betul mampu membentengi diri dan mampu mengamankan Negara. Karna para pejuang generasi tua dulu tidak mudah untuk memperjuangkan indonesia ini,” Ujar M. Yunus, selaku Ketua Panitia penyelenggara.

Pada rangkaian acara Peringatan Hari Santri yang di hadiri Muspika Kecamatan Purwodadi serta Kepala Desa Capang tersebut di meriahkan oleh pawai Santri dari berbagai tingkatan serta dihibur atraksi bela diri oleh Pagar Nusa, Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) dan pelawak nasional Abiyoso.

Menurut M. Bakri, saat di konfirmasi beritaoposisi.cn.id. Kegiatan tersebut selain dalam rangka Peringatan Hari Santri Nasional juga sebagai Hari Sumpah Pemuda yang tujuanya untuk bisa mempersatukan berbagai element pendidikan. Baik pendidikan formal maupun non formal. Karena menurutnya Desa Capang adalah barometer pendidikan yang ada di Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.

“Kegiatan ini intinya Hari Santri yang di kemas bersama dengan Hari Sumpah Pemuda untuk bisa menyatukan berbagai element pendidikan. Karna di Desa Capang sendiri sebagai basis pendidikan yang ada di Kecamatan Purwodadi,” Ungkapnya M. Bakri kepada beritaoposisi.co.id.

Sementara M. Basori, selaku Kepala Desa Capang dalam sambutanya menyampaikan terimakasih kepada segenap warga masyarakat, termasuk warga Desa Capang maupun yang dari luar Desa Capang. Karena menurutnya acara hari santri tersebut berjalan dengan lancar dan sangat meriah sekali.

Peringatan Hari Santri tersebut adalah sebagai tindak lanjut dari keputusan Presiden RI Nomor 22 Tahun 2015 yang telah menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional. (Pi/Sol)

0Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed