oleh

Personil Polsek Singojuruh Pastikan Situasi Kondisi Kondusif Jelang Pilkades

-Hukrim-13 views

Berita Oposisi.co.id

Banyuwangi,- Perhelatan politik dalam pesta demokrasi Pemilihan Kepala Desa ( Pilkades ) tak bisa dianggap enteng. Ruang lingkup kompetisinya kecil namun efek politiknya sangat besar, tensinya lebih tinggi ketimbang kontestasi Pilkada, Pileg, dan Pilpres.

Lebih – lebih belumlah sepenuhnya keharmonisan pulih akibat persaingan beda dukungan dan pilihan dalam Pileg dan Pilpres kemarin. Banyuwangi di bulan Oktober mendatang masyarakatnya di 130 Desa kembali harus berkompetisi golkan Calon Kepala Desa unggulannya. Salah satunya adalah Desa Singolatren Kecamatan Singojuruh.

Oleh karena itu dalam rangka memastikan situasi dan kondisi yang kondusif pada pra Pilkades hingga pelaksanaannya nanti. Personil Kepolisian dari Polsek Singojuruh lakukan rutinitas kunjungan ke setiap lingkungan di Desa. Satu contoh terpantau media Kamis 11/07/2019 yang dilakukan oleh Kanit Sabhara Aiptu Mustari dan Kanit Provost Aiptu Restu di Kantor Desa Singolatren.

Saat dikonfirmasi Kanit Sabhara Mustari menuturkan, ” Yang jelas kami berharap pelaksanaan Pilkades khususnya di wilayah Kecamatan Singojuruh nanti bisa berjalan lancar aman dan kondusif. Dan ini sudah menjadi kewajiban kami untuk menciptakan situasi yang kondusif. Oleh karenanya kami rutin kunjung pantau lingkungan dan masyarakat, sekiranya ada terlihat ada sekelompok warga sedang ngobrol – ngobrol kami samperi. Setidaknya ada pencegahan atau menahan diri ketika mereka ngobrol – ngobrol tentang Pilkades sembari kami berikan saran masukan bagaimna tetap menjaga kerukunan di lingkungan masing – masing mas “, tutur Kanit Sabhara Aiptu Mustari.

Hal senada juga disampaikan oleh Kanit Provost Aiptu Restu menggaris bawahi keterangan sejawatnya sebelumnya. Aiptu Restu dalam penuturannya lebih kepada ajakan dan himbauan kepada masyarakat, “Saya mengajak dan menghimbau kepada masyarakat mari dilalui Pilkades mendatang dengan cara yang lebih dewasa dan menerima apapun hasilnya. Beda pilihan itu hak dalam demokrasi, namun jangan karena beda kemudian gak akur sama keluarga dan tetangga yang rugi diri sendiri. Karena hakikinya kita hidup berdampingan saling membutuhkan satu sama yang lainnya “, ajakan dan himbaunya. (rdy35).

0Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed