oleh

PETERNAK SAPI LOKAL GADUHAN, ANDALAN PEMBERDAYAAN WARGA MANDIRI

Probolinggo Oposisi,  _ Peternak adalah seorang kakek warga dusun Krajan desa Kebben kecamatan Gading kabupaten Probolinggo Sudar 60 th, yang kenyang dalam bekerja di bidang usaha ternak dan penggemukan sapi lokal, pada crew oposisi, menceritakan semua pengalamannya dalam usahanya mandirinya tersebut.

Salah satu kunci suksesnya adalah mencari sapi lokal muda betina yang keliatan ada gelambir wadah untuk hamil di perutnya, jangan beli yg kurus perutnya. Sehingga jika hamil ada kemungkinan bisa mengandung banyak anak sapi.

pak Sudar peternak sapi lokal yang handal

Dalam pengamatannya ada empek (anak sapi) yang “suntikan” sehingga keliatan gemuk namun dia lebih suka menbeli anak sapi yang kurus.

Karena bibit yang “suntikan” tersebut nantinya bakal bisa rusak dalam jangka waktu 2-3 bulan dan berimbas pada harga yang bisa turun drastis.

Harga anakan sapi lokal yang berumur 4 bulan yang bagus bisa di atas 10jt, dan yang biasa berkisar harga 6-7 jt.

Sebaiknya beli yg setengah dewasa yang kurus, saran pak sudar.

Dari pengalaman pak sudar, menggambarkan kalau tidak jeli bisa tertipu oleh pedagang. Terbuai dengan kipasan promo manis para pedagang sapi lokal.

Kemudian untuk makan sapi yang bagus, pake rumput kecil untuk awal bagi anak sapi. Jamunya pake pisang dan mentega tiap hari 2x dengan takaran 2 pisang dan diolesi setengah sendok mentega.

Jika sudah besar, gula mentega di masak dulu kira-kira setengah kilo sampe satu kilo dan setelah dingin di kasih telor sebanyak banyaknya. Telor ayam atau itik tiap bulannya.

Pak sudar beli 2 bulan yang lalu sapi betina, awal 13jt dan kini sudah berharga 16jt cuman belum boleh di kawinkan dulu. Pak sudar sebelumnya pernah memelihara sapi lokal hingga beranak 3. (agg)

100Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed