oleh

POLIWANGI MENYAMBUT KEDATANGAN MAHASISWA PROGRAM PERTUKARAN PELAJAR DARI FILIPINA

Banyuwangi Oposisi.co.id

Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) bekerjasama dengan Pangasinan State University-Philippines dan Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO) melaksanakan program SEA-TVET Internship Exchange Programme 3rd Batch in 2019. Program pertukaran mahasiswa asing ini dilakukan untuk pertama kalinya oleh Poliwangi pada bulan Januari 2019.

Poliwangi menerima kedatangan 2 orang mahasiswa Filipina yang merupakan mahasiswa Pangasinan State University yaitu : Hanz Erzie M Paeste dan Joshua Castro Reyes. Kedua mahasiswa ini merupakan mahasiswa tingkat akhir pada program studi Teknik Informatika. Program SEA-TVET Internship Exchange memiliki tujuan untuk melakukan pertukaran budaya, meningkatkan wawasan mengenai Banyuwangi dan Indonesia, melakukan kunjungan industri bidang Teknik Informatika yang ada di Banyuwangi, meningkatkan pengetahuan mengenai implementasi pada bidang teknik informatika di Banyuwangi, serta meningkatkan kemampuan berkomunikasi antar mahasiswa.

“Kami berharap, kedua mahasiswa dari Pangasinan State University-Philippines ini dapat merasa bahagia dan nyaman selama melakukan kegiatan pertukaran mahasiswa di Politeknik Negeri Banyuwangi. Semoga mereka dapat mengenal budaya yang ada di Banyuwangi, beradaptasi dengan baik, mengetahui implementasi pada bidang teknik informatika di Banyuwangi, dan dapat menjalin hubungan yang baik antara mahasiswa. Kami juga berharap, mereka dapat menjadi perwakilan dari Banyuwangi setelah kembali ke Filipina, sehingga mereka dapat menyampaikan kepada masyarakat Filipina akan keindahan, keramahan, dan segala hal yang baik tentang Banyuwangi dan Indonesia”, kata Son Kuswadi, Dr.Eng, Direktur Politeknik Negeri Banyuwangi.

Pada kesempatan itu pula kedua mahasiswa asing asal filipina tersebut juga diberi kesempatan untuk menyampaikan kesannya selama 3 hari ini di Indonesia, Poliwangi khususnya.

” Dan Saya merasa senang, bahagia dan beruntung dapat melaksanakan program pertukaran mahasiswa ini di Politeknik Negeri Banyuwangi. Saya melihat bahwa orang Banyuwangi dan orang Indonesia memiliki senyum yang sangat indah dan lebar, saya juga merasa telah diterima dengan baik dan hangat seperti keluarga. Saya mendapatkan banyak pelajaran berharga mengenai budaya Banyuwangi dan Indonesia yang akan saya bawa pulang ke Filipina, dan akan saya terapkan sikap keramahtamahan ini saat di Filipina, “ ungkap Joshua.

Seperti Joshua, Hanz pun turut memberikan kesannya dan ucapan terimakasih atas segala kebaikan dan kehangatan yang diberikan selama berada di Politeknik Negeri Banyuwangi.

” Kami belajar banyak hal mengenai budaya, implementasi teknologi informasi, dan sikap yang baik dan ramah selama di Politeknik Negeri Banyuwangi. Kami berharap selama kegiatan pertukaran mahasiswa ini berlangsung, kami dapat menjadi perwakilan dari Filipina yg baik dan saat pulang ke Filipina dapat menjadi perwakilan dari Banyuwangi, Indonesia untuk menyebarkan informasi mengenai keindahan yg ada di Banyuwangi, Indonesia, “ imbuh Hanz.

SEA-TVET Internship Exchange Programme pada tahun 2019 dilakukan oleh 5 negara yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand dan Vietnam. Terdapat 44 institusi di Indonesia, 3 institusi di Malaysia, 20 institusi di Filipina, 4 institusi di Thailand dan 1institusi di Vietnam yang berkolaborasi untuk melakukan program ini. Selain menerima kunjungan dari 2 orang mahasiswa Pangasinan State University-Philippines, Poliwangi juga akan mengirimkan 2 orang mahasiswa perwakilan Poliwangi untuk melakukan pertukaran mahasiswa di Remnant Institute Inc – Philippines. (rdy35/humas)

20Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed